{"id":1264,"date":"2023-09-30T10:25:55","date_gmt":"2023-09-30T03:25:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/?p=1264"},"modified":"2023-10-02T14:26:54","modified_gmt":"2023-10-02T07:26:54","slug":"museum-gereja-batak-karo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-gereja-batak-karo","title":{"rendered":"Museum Gereja Batak Karo &#8211; Sejarah, Koleksi, Lokasi &#038; Ragam Aktivitas"},"content":{"rendered":"<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td align=\"center\" valign=\"top\" bgcolor=\"#ea5b7f\" width=\"auto\"><span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Harga Tiket: <\/strong>Gratis; <strong>Map:<\/strong><\/span> <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/1NaH34opiQijk88w7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong><span style=\"color: #0d0d0d;\">Cek Lokasi<\/span><\/strong><\/a><br \/>\n<span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Alamat:<\/strong> Kec. Berastagi, Kab. Karo, Sumatera Utara.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Karo sebagai suku bangsa memiliki sejarah yang panjang yang muncul dalam berbagai bentuk benda klasik bernilai sejarah yang masih bisa dinikmati. <a href=\"https:\/\/www.andalastourism.com\/tempat-wisata-karo\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Tempat wisata yang direkomendasikan<\/a> Peninggalan tersebut adalah Museum Pusaka Berastagi Karo. Karena identitasnya, Museum Pusaka Karo adalah bangunan kolektif yang berfungsi paling baik.<\/p>\n<p>Anda dapat dipastikan tidak akan menyesal ketika datang ke area museum yang dibuka sejak 2013 ini. Di museum ini, anda tidak akan hanya mendapatkan wawasan tetapi juga melihat warisan budaya lokal. Lokasi bangunan ini dulunya adalah sebuah Gereja, sehingga para masyarakat setempat lebih mengenalnya sebagai museum Gereja Batak Karo.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-gereja-batak-karo\/#Sejarah_Berdirinya_Museum_Gereja_Batak_Karo\" >Sejarah Berdirinya Museum Gereja Batak Karo<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-gereja-batak-karo\/#Koleksi_Museum_Gereja_Batak_Karo\" >Koleksi Museum Gereja Batak Karo<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-gereja-batak-karo\/#Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\" >Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-gereja-batak-karo\/#Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\" >Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-gereja-batak-karo\/#Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\" >Kegiatan yang Menarik Dilakukan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Berdirinya_Museum_Gereja_Batak_Karo\"><\/span>Sejarah Berdirinya Museum Gereja Batak Karo<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2751\" aria-describedby=\"caption-attachment-2751\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2751\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sejarah-Museum-Gereja-Batak-Karo.webp\" alt=\"Sejarah Museum Gereja Batak Karo\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sejarah-Museum-Gereja-Batak-Karo.webp 640w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sejarah-Museum-Gereja-Batak-Karo-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2751\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/114134159413106331814\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Herland Sembiring<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Asal pemberian nama Karo merupakan suatu nama dari sebuah Kabupaten yang ada di Sumatera Utara. Kabupaten yang satu ini merupakan suatu wilayah yang memiliki pemandangan alam begitu indah dan mempesona sehingga membuatnya menarik untuk dikunjungi. Itulah alasan mengama Karo menjadi tujuan wisata para wisatawan.<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Kabupaten yang satu ini memang tidak pernah sepi dari pengunjung. Selain dari keindahan alam, kabupaten unik satu ini juga menyimpan suatu peninggalan sejarah. Anda dapat menemukan sebuah museum yang menyimpan berbagai warisan budaya yang menjadi bukti peradaban Karo. Pada awalnya, museum ini dibangun oleh misionaris Belanda.<\/p>\n<p>Tokoh tersebut bernama Joosten Leonardus Edigius. Dan menariknya, bangunan museum yang menaungi peninggalan Karo ini dulunya adalah Gereja Katolik Santa Maria. Joosten Leonardus Edigius bermaksud mengubah gedung gereja menjadi museum untuk melestarikan budaya lokal. Karena para pastur telah tinggal di Indonesia selama hampir 40 tahun.<\/p>\n<p>Museum Gereja Batak Karo ini resmi dibangun pada 2010 dan dibuka pada Februari 2013. Museum dibuka oleh Ahman Sya dan Lisa Tirto seorang direktur industri kreatif berbasis seni dan budaya saat itu. Kemudian, Museum sejarah ini dikelola oleh Yayasan Pusaka Karo sendiri. Berbagai koleksi bangunan bersejarah dipajang di sini dan terbuka untuk umum.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Koleksi_Museum_Gereja_Batak_Karo\"><\/span>Koleksi Museum Gereja Batak Karo<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1267\" aria-describedby=\"caption-attachment-1267\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1267\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Koleksi-Museum-Gereja-Batak-Karo.jpg\" alt=\"Koleksi Museum Gereja Batak Karo\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1267\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/114134159413106331814\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Herland Sembiring<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<h3>\u2726 Benda Kuno<\/h3>\n<p>Museum yang terletak di Sumatera Utara atau kabupaten Karo ini dilengkapi dengan koleksi sekitar 800 benda bersejarah. Benda bersejarah ini dikoleksi sejak tahun 1700-an dan sudah cukup tua serta mengandung banyak cerita sejarahnya. Beberapa di antaranya adalah anting-anting, alat pertanian, alat pertukangan dan berburu, topeng, dan lainnya.<\/p>\n<h3>\u2726 Menyimpan Pusaka Laklak<\/h3>\n<p>Salah satu peninggalan sejarah unik yang bisa Anda lihat di museum ini yaitu berupa pusaka Laklak. Pusaka tersebut merupakan sebuah buku tentang tulisan kuno suku Karo. Buku tua ini terbuat dari kulit kayu dengan tulisan berlian asli. Buku ini berisi mantra-mantra yang ditulis dengan tinta resin kayu. Buku tua ini tersedia dalam berbagai ukuran, dari kecil hingga besar.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<p>Buku tua ini dulunya pernah dibawa pergi dari Tanah Karo oleh Belanda. Namun, kemudian dikembalikan dan dipamerkan di museum sebagai peninggalan unik suku Karo asli. Anda masih bisa melihat buku tua ini di Museum Gereja Batak Karo. Jadi jangan pernah lewatkan kesempatan untuk bisa mengunjungi destinasi wisata bersejarah yang satu ini.<\/p>\n<h3>\u2726 Benda Sejarah Milik Warga Setempat<\/h3>\n<p>Koleksi bangunan bersejarah yang dipamerkan di Museum Pusaka Karo ini dimiliki atau disumbangkan oleh sekitar 30 warga. Warga secara sukarela meninggalkan banyak benda bersejarah yang berharga untuk dipajang di museum. Namun, barang ini hanya untuk disewakan dan dapat dibawa pulang oleh pemiliknya sewaktu-waktu jika diperlukan.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\"><\/span>Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1268\" aria-describedby=\"caption-attachment-1268\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1268\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Alamat-Museum-Gereja-Batak-Karo.jpg\" alt=\"Alamat Museum Gereja Batak Karo\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1268\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/109839889673431787992\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Dedek Aknesia<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Untuk bisa datang berkunjung ke destinasi Museum Gereja Batak Karo, anda perlu datang ke wilayah Jalan Perwira yang ada di Daerah Gundaling I tepatnya Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/sumatra-utara\">Sumatera Utara<\/a>. Tempat wisata bersejarah ini cukup terkenal dikalangan masyarakat setempat, jadi anda tidak perlu khawatir ketika hendak mendatangi lokasi satu ini.<\/p>\n<p>Selain itu, anda juga bisa mengandalkan perkembangan teknologi dengan menggunakan aplikasi google map yang ada pada smartphone. Penggunaan angkutan umum menuju Museum Peninggalan Karo juga bukan rute yang rumit. Lokasi museum ini berada di ujung jalan raya dan harus diakses oleh kendaraan umum. Lokasi museum ini tidak jauh dari pasar buah dan pusat informasi wisata.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\"><\/span>Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Wisatawan yang datang ke museum ini tidak dipungut biaya. Tiket masuk gratis ini juga menjadi salah satu alasan museum tidak pernah sepi pengunjung. Mengenai biaya operasional dan pemeliharaan museum, pengelola mengandalkan sumbangan dengan jumlah uka rela dari berbagai kalangan yang tertarik dengan budaya tanah air.<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Namun, hal ini juga dimungkinkan jika wisatawan yang berkunjung ingin menyumbangkan sumbangan biaya pemeliharaan Museum Gereja Batak Karo. Ada sumbangan sukarela yang dapat disumbangkan pengunjung kepada pengelola museum. Donasi berapapun pasti bisa berharga untuk melestarikan <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-karo-lingga\">peninggalan sejarah<\/a> yang ditinggalkan oleh nenek moyang.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\"><\/span>Kegiatan yang Menarik Dilakukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1269\" aria-describedby=\"caption-attachment-1269\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1269\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Tiket-Museum-Gereja-Batak-Karo.jpg\" alt=\"Tiket Museum Gereja Batak Karo\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1269\" class=\"wp-caption-text\">Photo by\u00a0<a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/113246671202323098629\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Andre Tarigan<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<h3>1. Mengenal Sejarah di Museum Gereja Batak Karo<\/h3>\n<p>Sejarah tidak boleh dilupakan, terutama bagi generasi muda Indonesia. Pelajari banyak pelajaran hidup yang berharga, mengingat sejarah dan perjuangan para leluhur. Belajar dari cerita masa lalu memberikan banyak contoh kehidupan yang meniru generasi sekarang. Anda akan mendapatkan wawasan tambahan ketika berkunjung ke kawasan museum ini.<\/p>\n<h3>2. Mengambil Gambar<\/h3>\n<p>Ada banyak gambar background estetis, tapi yang pasti anda tidak akan menemukan spot foto dengan baground etnik seperti yang ada di museum Gereja Batak Karo ini. Dengan berfoto, Anda bisa mengabadikan momen saat berkunjung ke museum unik ini. Berfoto diibangun ratusan tahun yang lalu menjadi hal yang menarik dan bisa menjadi kenangan indah bersama keluarga.<\/p>\n<h3>3. Mengunjungi Air Terjun Sipiso Piso dan Sikulikap<\/h3>\n<p>Jika sudah puas mengelilingi berbagai koleksi yang ada di museum, selanjutnya anda bisa datang berkunjung ke destinasi wisata alam yang sangat indah. Salah satu tempat wisata alam yang tidak boleh dilewatkan yaitu mengunjungi air terjun. Ada beberapa air terjun di kawasan Karo. Beberapa di antaranya adalah Air Terjun Sipiso Piso, Air Terjun Sikulikap, atau Pemandian Air Panas Raja Berneh.<\/p>\n<p>Tidak hanya sekedar wisata air terjun, anda juga pastinya tidak akan melewatkan keindahan alamnya yang mempesona. Sawah yang luas, lembah dan perbukitan hijau memberikan latar belakang pemandangan yang menyenangkan. Sepanjang jalan, Anda dapat menemukan berbagai jenis flora dan fauna yang membuat anda merasa gembira.<\/p>\n<h3>4. Menuju Desa Budaya<\/h3>\n<p>Destinasi wisata berikutnya yang bisa anda kunjungi yaitu pergi ke Desa Budaya yang ada di Kabupaten Karo. Desa ini merupakan suatu kawasan yang masih mempertahankan berbagai budaya tradisional dari Karo dan dikenal sebagai tempat untuk menemukan desain rumah dengan arsitektur adat khas. Anda juga bisa melihat orang yang masih mempraktekan adat istiadat Karo.<\/p>\n<p>Informasi terkait Museum Gereja Batak Karo yang ada di Kabupaten karo ini bisa dijadikan sebagai referensi untuk menemukan destinasi wisata yang menarik di Sumatera Utara. Anda dapat menemukan banyak hal unik dan menarik di kawasan destinasi wisata yang satu ini. Selain itu, anda tidak hanya bisa bersenang-senang, namun juga bisa memperluas wawasan sejarah.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi Alamat: Kec. Berastagi, Kab. Karo, Sumatera Utara. Karo sebagai<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2751,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[15],"class_list":["post-1264","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sumatra-utara","tag-wisata-museum","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1264","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1264"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1264\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2752,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1264\/revisions\/2752"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2751"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1264"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1264"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1264"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}