{"id":1273,"date":"2023-09-30T15:54:30","date_gmt":"2023-09-30T08:54:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/?p=1273"},"modified":"2023-10-02T14:27:01","modified_gmt":"2023-10-02T07:27:01","slug":"museum-daerah-kabupaten-langkat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-daerah-kabupaten-langkat","title":{"rendered":"Museum Daerah Kabupaten Langkat &#8211; Sejarah, Koleksi, Lokasi &amp; Ragam Aktivitas"},"content":{"rendered":"<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td align=\"center\" valign=\"top\" bgcolor=\"#ea5b7f\" width=\"auto\"><span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Harga Tiket: <\/strong>Gratis; <strong>Map:<\/strong><\/span> <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/By4WFbuEcddbQtqbA\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong><span style=\"color: #0d0d0d;\">Cek Lokasi<\/span><\/strong><\/a><br \/>\n<span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Alamat:<\/strong> Pekan Tanjung Pura, Kec. Tanjung Pura, Kab. Langkat, Sumatera Utara.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Ketika datang berkunjung ke kawasan Sumatera Utara, anda akan berkesempatan menemukan berbagai jenis destinasi wisata yang dapat dikunjungi bersama dengan keluarga atau teman . Destinasi wisata di kota ini tidak kalah menarik dengan daerah lainnya. Anda akan dapat menemukan destinasi wisata bersejarah, alam, dan juga edukasi menarik<\/p>\n<p>Salah satu <a href=\"https:\/\/www.andalastourism.com\/tempat-wisata-langkat\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">destinasi wisata<\/a> yang bisa anda temukan adalah Museum Daerah Kabupaten Langkat. Museum unik ini memiliki beragam peninggalan yang sangat unik dan miniatur dari beberapa bangunan kuno. Terdapat banyak aktivitas yang bisa anda lakukan pada destinasi wisata yang sangat unik ini sembari menambah wawasan terkait warisan budaya Indonesia<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-daerah-kabupaten-langkat\/#Sejarah_Museum_Daerah_Kabupaten_Langkat\" >Sejarah Museum Daerah Kabupaten Langkat<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-daerah-kabupaten-langkat\/#Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\" >Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-daerah-kabupaten-langkat\/#Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\" >Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-daerah-kabupaten-langkat\/#Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\" >Kegiatan yang Menarik Dilakukan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Museum_Daerah_Kabupaten_Langkat\"><\/span>Sejarah Museum Daerah Kabupaten Langkat<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1275\" aria-describedby=\"caption-attachment-1275\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1275\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Sejarah-Museum-Daerah-Kabupaten-Langkat.jpg\" alt=\"Sejarah Museum Daerah Kabupaten Langkat\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1275\" class=\"wp-caption-text\">Photo by\u00a0<a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/114094629289750719905\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Zolart.id<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Berdasarkan dari sejarah yang tersebar, lokasi museum ini sebelumnya merupakan sebuah bangunan yang dijadikan sebagai tempat Gedung Kerapatan pada masa pemerintahan Sultan Langkat II. Secara silsilah, diketahui bahwa bangunan ini telah berdiri sejak tahun 1905 dan didirikan oleh Sultan Abdul Aziz. Gedung ini juga pernah dijadikan tempat untuk pertemuan dan musyawarah<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Kemudian pada tahun 1943, Jepang melakukan penyerangan dengan melemparkan bom dan menghancurkan bangunan yang menyebabkan bangunan ini terbengkalai sampai dengan tahun 1970. Setelah mengalami musibah banjir di kawasan Tanjung Pura, pemerintah dan masyarakat bersepakat untuk memperbaiki kembali bangunan ini pada tahun 1972<\/p>\n<p>Setelah mengalami perbaikan, untuk ementara waktu gedung Museum Daerah Kabupaten Langkat ini dijadikan sebagai puskesmas dan pada tahun 1975 beralih fungsi menjadi Kantor Camat Tanjung Pura. Kemudian terjadi pengalihan fungsi kembali dengan menjadikan gedung ini sebagai sanggar budaya pada tahun 1999 dan akhirnya menjadi museum sejak 2000<\/p>\n<p>Setelah diresmikan sebagai museum, banyak para wisatawan yang berniat mengunjungi wisata edukasi yang satu ini. Bagi masyarakat setempat, menyebut Museum Langkat ini sebagai Museum Amir Hamzah. Adna akan dapat menemukan berbagai bukti sejarah yang telah disimpan dari masa penjajahan dan deretan foto pemimpin kabupaten Langkat<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\"><\/span>Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1296\" aria-describedby=\"caption-attachment-1296\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1296\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Alamat-Museum-Daerah-Kabupaten-Langkat.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1296\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/114094629289750719905\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Zolart.id<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Seperti yang diketahui bahwa museum ini merupakan salah satu wujud dari warisan budaya yang masih tersimpan di kawasan <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/sumatra-utara\">Sumatera Utara<\/a>. Untuk lokasinya, anda bisa datang ke Jalan Amir Hamzah Nomor 1 tepatnya di Kabupaten Langkat.anda bisa menempuh lokasi ini melalui 3 jalur yaitu bandar udara Internasional Kualanamu, terminal pasar sepuluh dan terminal amplas.<\/p>\n<p>Jika anda berangkat dari bandar udara Kualanamu maka perlu menempuh perjalanan sekitar 98 kilometer. Sedangkan jika dari arah terminal amplas sejauh 75 kilometer dan terminal pasar sepuluh sejauh 10 kilometer. Jika anda memilih menggunakan kendaraan pribadi maka bisa mengandalkan teknologi dengan menggunakan layanan google maps.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\"><\/span>Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Ketika anda datang ke destinasi wisata ini untuk menikmati dan menambah wawasan terkait peninggalan sejarah yang ada pada masyarakat Kabupaten Langkat ini, tidak perlu keluarkan biaya apapun. Museum bersejarah ini dibuka dengan harga tiket gratis untuk menarik para wisatawan agar lebih tertarik untuk mempelajari berbagai peninggalan warisan budaya.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<p>Untuk jam kunjung yang diterapkan oleh Museum Daerah Kabupaten Langkat ini bisa anda kunjungi setiap hari di hari weekday atau weekend mulai dari pukul 08.00 \u2013 16.00 WIB. Destinasi wisata bersejarah ini hanya akan tutup ketika hari libur nasional saja, selain itu anda bisa berkunjung dengan leluasa. Disarankan berkunjung di pagi hari untuk hindari keramaian pengunjung.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\"><\/span>Kegiatan yang Menarik Dilakukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1279\" aria-describedby=\"caption-attachment-1279\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1279\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/Aktivitas-Lain-Museum-Daerah-Kabupaten-Langkat.jpg\" alt=\"Aktivitas Lain Museum Daerah Kabupaten Langkat\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1279\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/101363191537771372306\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Andi Pis<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<h3>1. Melihat Berbagai Koleksi Sejarah<\/h3>\n<p>Berdirinya Museum bersejarah ini dilakukan dengan tujuan sebagai lokasi menyimpan berbagai peninggalan masa lalu yang ditinggalkan oleh suku melayu, Karo, dan juga Jawa yang pernah menempati kawasan Kabupaten Langkat. Dengan luas bangunan yang mencapai 1,5 km2 ini, pastinya museum Kabupaten Langkat mampu menyimpan berbagai koleksi.<\/p>\n<p>Beberapa jenis koleksi yang dapat anda temukan dalam lokasi peninggalan sejarah ini diantaranya dapat berupa peralatan rumah tangga, pakaian, alat musik tradisional. Selain itu, anda akan berkesempatan melihat miniatur rumah adat Karo, dan Jawa. Selain itu, anda akan dapat melihat miniatur dari Masjid Azizi, rumah Amir Hamzah dan juga Singgasana Sultan Langkat.<\/p>\n<p>Pada bagian dinding dari Museum Daerah Kabupaten Langkat, anda akan dapat melihat foto dari para mantan pimpinan Langkat seperti para Bupati dan juga anggota DPRD. Anda akan dapat menemukan 7 ruangan berbeda di museum ini dimana diantaranya ruang Amir Hamzah, Budaya Karo, Budaya Jawa, Budaya Melayu, Masa Perjuangan, Revolusi dan sejarah Islam.<\/p><!--CusAds0-->\n<h3>2. Mengambil Gambar<\/h3>\n<p>Ada banyak gambar background estetis, tapi yang pasti anda tidak akan menemukan spot foto dengan baground etnik seperti yang ada di museum ini. Dengan berfoto, Anda bisa mengabadikan momen saat berkunjung ke museum unik ini. Berfoto dibangun ratusan tahun yang lalu menjadi hal yang menarik dan bisa menjadi kenangan bersama keluarga.<\/p>\n<h3>3. Mengenal Sejarah<\/h3>\n<p>Sejarah tidak boleh dilupakan, terutama bagi generasi muda Indonesia. Pelajari banyak pelajaran hidup yang berharga, mengingat sejarah dan perjuangan para leluhur. Belajar dari cerita masa lalu memberikan banyak contoh kehidupan yang meniru generasi sekarang. Anda akan mendapatkan wawasan tambahan ketika berkunjung ke kawasan museum ini.<\/p>\n<h3>4. Mengunjungi Air Terjun Sipiso Piso dan Sikulikap<\/h3>\n<p>Jika sudah puas mengelilingi Museum Daerah Kabupaten Langkat, selanjutnya anda bisa datang berkunjung ke destinasi wisata alam yang sangat indah. Salah satu tempat wisata alam yang tidak boleh dilewatkan yaitu mengunjungi air terjun. Ada beberapa air terjun di kawasan Karo. Beberapa di antaranya adalah Air Terjun Sipiso Piso, Air Terjun Sikulikap, atau Pemandian Air Panas Raja Berneh.<\/p>\n<p>Tidak hanya sekedar wisata air terjun, anda juga pastinya tidak akan melewatkan keindahan alamnya yang mempesona. Sawah yang luas, lembah dan perbukitan hijau memberikan latar belakang pemandangan yang menyenangkan. Sepanjang jalan, Anda dapat menemukan berbagai jenis flora dan fauna yang membuat anda merasa gembira.<\/p>\n<h3>5. Menuju Desa Budaya<\/h3>\n<p>Destinasi wisata berikutnya yang bisa anda kunjungi yaitu pergi ke Desa Budaya yang ada di Kabupaten Karo. Desa ini merupakan suatu kawasan yang masih mempertahankan berbagai budaya tradisional dari Karo dan dikenal sebagai tempat untuk menemukan desain rumah dengan arsitektur adat khas. Anda juga bisa melihat orang yang masih mempraktekan adat istiadat Karo.<\/p>\n<h3>6. Mengunjungi Museum Gereja Batak Karo<\/h3>\n<p>Museum yang terletak di Sumatera Utara atau kabupaten Karo ini dilengkapi dengan\u00a0 koleksi sekitar 800 benda bersejarah. Benda bersejarah ini dikoleksi sejak tahun 1700-an dan sudah cukup tua serta mengandung banyak cerita sejarahnya. Beberapa di antaranya adalah anting-anting, alat pertanian, alat pertukangan dan berburu, topeng, dan lainnya.<\/p>\n<p>Banyak destinasi wisata bersejarah yang bisa anda kunjungi di Sumatera Utara, dimana salah satunya adalah Museum Daerah Kabupaten Langkat. Wisata satu ini menyimpan berbagai peninggalan sejarah masyarakat Langkat. Selain itu, anda juga dapat datang berkunjung ke beberapa destinasi wisata sejarah dan alam yang ada disekitarnya yang tidak kalah menarik.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi Alamat: Pekan Tanjung Pura, Kec. Tanjung Pura, Kab. Langkat,<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2754,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[15],"class_list":["post-1273","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sumatra-utara","tag-wisata-museum","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1273","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1273"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1273\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2755,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1273\/revisions\/2755"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2754"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}