{"id":1318,"date":"2023-10-04T10:21:04","date_gmt":"2023-10-04T03:21:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/?p=1318"},"modified":"2023-10-05T10:09:28","modified_gmt":"2023-10-05T03:09:28","slug":"museum-sultan-badaruddin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-sultan-badaruddin","title":{"rendered":"Museum Budaya Sultan Badaruddin &#8211; Sejarah, Koleksi, Lokasi &amp; Ragam Aktivitas"},"content":{"rendered":"<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td align=\"center\" valign=\"top\" bgcolor=\"#ea5b7f\" width=\"auto\"><span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Harga Tiket: <\/strong>Rp 5.000; <strong>Map:<\/strong><\/span> <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/ugK3LGRkThGgFwbf9\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong><span style=\"color: #0d0d0d;\">Cek Lokasi<\/span><\/strong><\/a><br \/>\n<span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Alamat:<\/strong> Jl. Sultan Mahmud Badarudin, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatra Selatan.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sumatra adalah salah satu pulau besar di Indonesia yang menyimpan banyak keindahan. Tak hanya alamnya namun juga budayanya. Palembang contohnya, menyimpan daya tariknya sendiri dengan budaya masyarakatnya hingga kini. <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/tempat-bersejarah-palembang\">Palembang<\/a> punya museum yang menyimpan banyak artefak budaya, yaitu Museum Budaya Sultan Badaruddin.<\/p>\n<p>Museum ini banyak menyimpan koleksi sejarah dari jaman Kesultanan Palembang. Museum peninggalan abad ke 19 ini sudah ada sejak jaman kolonial Belanda. Sehingga anda bisa menjadikan museum ini sebagai salah satu destinasi wisata sejarah yang seru bila berkunjung ke Palembang bersama keluarga. Yuk simak informasinya disini.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-sultan-badaruddin\/#Sejarah_Museum_Budaya_Sultan_Badaruddin\" >Sejarah Museum Budaya Sultan Badaruddin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-sultan-badaruddin\/#Koleksi_Museum_Budaya_Sultan_Badaruddin\" >Koleksi Museum Budaya Sultan Badaruddin<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-sultan-badaruddin\/#Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\" >Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-sultan-badaruddin\/#Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\" >Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-sultan-badaruddin\/#Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\" >Kegiatan yang Menarik Dilakukan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-sultan-badaruddin\/#Fasilitas_Wisata_yang_Tersedia\" >Fasilitas Wisata yang Tersedia<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Museum_Budaya_Sultan_Badaruddin\"><\/span>Sejarah Museum Budaya Sultan Badaruddin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1320\" aria-describedby=\"caption-attachment-1320\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1320\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Sejarah-Museum-Budaya-Sultan-Badaruddin.jpg\" alt=\"Sejarah Museum Budaya Sultan Badaruddin\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1320\" class=\"wp-caption-text\">Photo by\u00a0<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/byronic21\/\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Byronic21<\/a> \/ Instagram<\/figcaption><\/figure>\n<p>Bangunan yang saat ini berdiri sebagai museum ini dulunya adalah istana milik Sultan Muhammad Badaruddin I yang hidup tahun 1724 hingga 1758. Namun, bentuk asli istana ini hancur karena Kolonial Belanda yang melakukan upaya penghancuran kesultanan saat itu. Penyerangan ini dilakukan pada tahun 1823.<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Bangunan istana yang sudah luluh lantak ini kemudian dibangun kembali dengan gaya Eropa dan dikenal dengan nama Gedung Siput. Pada tahun 1825, bangunan ini berfungsi sebagai kantor pemerintah Kolonial Belanda. Hingga pada tahun 1920, bangunan berganti fungsi menjadi pusat pemerintahan.<\/p>\n<p>Saat masa penjajahan Jepang, bangunan ini kemudian menjadi markas pusat militer. Hingga saat Indonesia merdeka, Kodam II Sriwijaya resmi menggunakan bangunan ini sebagai Markas Besar TNI. Sampai pada tahun 1984, bangunan ini kemudian akhirnya kembali ke tangan Pemkot Palembang dan menjadi Museum Budaya Sultan Badaruddin.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Koleksi_Museum_Budaya_Sultan_Badaruddin\"><\/span>Koleksi Museum Budaya Sultan Badaruddin<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1322\" aria-describedby=\"caption-attachment-1322\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1322\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Koleksi-Museum-Budaya-Sultan-Badaruddin-1.jpg\" alt=\"Koleksi Museum Budaya Sultan Badaruddin\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1322\" class=\"wp-caption-text\">Photo by\u00a0<a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/113873892438245762884\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Muhamad Rizqi Darojat<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<h3>\u2726 Prasasti Talang Tuo<\/h3>\n<p>Museum ini memiliki total seluruh koleksi sebanyak 566 buah. Kumpulan koleksi tersebut adalah simbol sejarah Palembang dari masa terdahulu hingga saat ini. Salah satu koleksi yang terkenal dari museum ini adalah Prasasti Talang Tuo. Prasasti ini adalah peninggalan Kesultanan Palembang. Namun yang dipamerkan di museum adalah replikanya saja.<\/p>\n<h3>\u2726 Tekstil<\/h3>\n<p>Peninggalan sejarah lainnya yang bisa anda amati di museum ini adalah kerajinan tangan, kain dan tekstil khas dari Kesultanan Palembang. Baju atau pakaian adat khas Pelembang yang dipamerkan di dalam museum ini adalah salah satu objek yang paling digemari oleh pengunjung. Hal ini karena keunikannya dan bahan yang digunakan pada jaman itu.<\/p>\n<h3>\u2726 Logam<\/h3>\n<p>Koleksi lainnya dari museum yang terkenal di Pelembang ini adalah kerajinan logamnya. Beberapa diantaranya adalah seperti uang logam., kerajinan besi dan banyak koleksi kerajinan logan lainnya yang bisa anda amati. Koleksi peninggalan sejarah ini juga berasal dari Kesultanan Palembang dan ada juga beberapa dari kerajaan luar Palembang.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<h3>\u2726 Peninggalan Kerajaan Sriwijaya<\/h3>\n<p>Koleksi peninggalan benda bersejarah tak hanya ada dan dipamerkan di dalam museum. Namun juga bisa anda amati di luar museum. Beberapa benda bersejarah tersebut adalah seperti koleksi patung Ganesha dan patung Budha yang ditemukan pertama kali di Bukit Siguntang. Artefak ini kemudian terawat degan baik di Museum Budaya Sultan Badaruddin.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\"><\/span>Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2774\" aria-describedby=\"caption-attachment-2774\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2774\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Alamat-Museum-Budaya-Sultan-Badaruddin.webp\" alt=\"Museum Budaya Sultan Badaruddin - Sejarah, Koleksi, Lokasi &amp; Ragam Aktivitas\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Alamat-Museum-Budaya-Sultan-Badaruddin.webp 640w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Alamat-Museum-Budaya-Sultan-Badaruddin-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2774\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/110320380310191029109\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Tan Mur<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Alamat tepat berdirinya museum ini adalah di Jl. Rumah Bari No. 3 Palembang, Provinsi <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/sumatra-selatan\">Sumatra Selatan<\/a>. Bangunan yang bergaya Eropa namun masih ada sentuhan tradisional rumah limas khas Palembang ini terletak tak jauh dari Sungai Musi. Bangunan dua lantai ini juga berlokasi di dekat kawasan Benteng Kuto Besak.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<p>Lokasi museum yang terletak di dekat sentra Kota Palembang ini mudah dijangkau dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum seperti Kereta LRT atau bus. Bila menggunakan LRT, maka anda tidak berhenti langsung di depan museum tetapi perlu berjalan kaki sebentar untuk tiba di depan museum.<\/p>\n<p>Bila anda memilih untuk menggunakan bus, maka rute perjalanan akan dimulai dari Jalan Ampera hingga ke Pakjo Ampera. Setelah itu, perjalanan akan dilanjutkan hingga ke Perumnas Ampera dan akan sampai di museum Sultan Badaruddin. Perjalanan juga bisa menggunakan kendaraan pribadi.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\"><\/span>Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Tiket masuk Museum Budaya Sultan Badaruddin cukup terjangkau. Sehingga bila anda membawa keluarga berlibur ke museum satu ini tidak akan merogoh kocek terlalu dalam. Tiket masuk untuk wisatawan umum adalah sekitar Rp5 ribu per orang, untuk Turis Asing Rp 20 ribu per orang, Mahasiswa Rp 2 ribu per orang dan untuk Anak-Anak &amp; Pelajar Rp1 ribu per orang.<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Namun harga tiket masuk ini juga masih bisa berubah sewaktu waktu tergantung pihak pengelola dan juga selama akhir pekan atau libur nasional. Sedangkan untuk jam operasionalnya cukup beragam. Pada hari senin museum akan buka dari jam 13.00 hingga jam 15.00 WIB. Sedangkan hari selasa hingga jumat buka dari 08.00 hingga 16.00 WIB.<\/p>\n<p>Namun pada saat weekend, jam operasionalnya akan buka lebih awal yaitu pukul 09.00 hingga jam 15.00 WIB. Anda bisa menyesuaikan jam berkunjung ini dengan jadwal anda dan keluarga. Sehingga bisa berkunjung ke museum dalam waktu yang tepat. Siapkan perjalanan anda agar wisata menjadi lebih berkesan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\"><\/span>Kegiatan yang Menarik Dilakukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1327\" aria-describedby=\"caption-attachment-1327\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1327\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Aktivitas-Menarik-Museum-Sultan-Badaruddin.jpg\" alt=\"Aktivitas Menarik Museum Sultan Badaruddin\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1327\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/102878219751532909065\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Evan Dewangga<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<h3>1. Koleksi Peninggalan Sejarah di Museum Sultan Badaruddin<\/h3>\n<p>Museum Sultan Badaruddin menyimpan banyak peninggalan sejarah yang identik dengan budaya masyarakat Palembang. Benda benda peninggalan sejarah ini dirawat dengan baik oleh pihak pengelola. Sehingga anda bisa menjadikan lokasi museum ini sebagai wisata yang menyenangkan namun masih ada unsur edukasi.<\/p>\n<h3>2. Lokasi Foto Estetik<\/h3>\n<p>Museum Budaya Sultan Badaruddin tak hanya mempunyai berbagai macam koleksi peninggalan sejarah saja, namun juga ada spot foto yang akan menarik banyak pengunjung. Anda bisa befoto dengan latar <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-dr-ak-gani\">wisata museum<\/a> yang estetik disini. Beberapa sudut pandang tersebut akan membuat foto anda terlihat lebih cantik.<\/p>\n<p>Salah satu spot foto terbaik yang ada di Museum Sultan Badaruddin adalah di bagian halaman depan yang terdapat taman. Selain taman, disana terdapat artefak bekas peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Sehingga latar taman yang cantik dipadu dengan artefak bersejarah ini akan membuat foto anda tampak cantik.<\/p>\n<h3>3. Menikmati Wisata Kuliner<\/h3>\n<p>Setelah puas berkeliling museum, anda bisa juga meneruskan perjalanan wisata dengan wisata kuliner. Tak perlu pergi terlalu jauh, anda bisa berwisata kuliner ke bagian depan museum yang mampunyai banyak pilihan restoran. Restoran dengan sajian makanan khas Palembang ini akan melengkapi perjalanan wisata anda.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fasilitas_Wisata_yang_Tersedia\"><\/span>Fasilitas Wisata yang Tersedia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1328\" aria-describedby=\"caption-attachment-1328\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1328\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Fasilitas-di-Museum-Budaya-Sultan-Badaruddin.jpg\" alt=\"Fasilitas di Museum Budaya Sultan Badaruddin\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1328\" class=\"wp-caption-text\">Photo by<a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/102180485669956049327\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"> MamaNad<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Museum yang dikelola dengan baik ini mempunyai banyak fasilitas lengkap dan akan membuat pengunjung yang nyaman. Beberapa fasilitas yang tersedia adalah seperti area parkir yang luas. Tak hanya itu, namun di halaman depan museum juga terdapat taman cantik yang bisa digunakan pengunjung sebagai tempat bersantai.<\/p>\n<p>Fasilitas umum lainnya yang tersedia adalah seperti toilet umum dan mushola yang nyaman dan bebas tanpa pungutan biaya. Selain itu, bila anda ingin beristirahat sambil makan makanan khas Palembang maka di luar area wisata Museum Budaya Sultan Badaruddin tersedia berbagai macam restoran yang menyajikan berbagai makanan lezat.<\/p>\n<p>Itulah beberapa informasi penting tentang Museum Sultan Badaruddin yang bisa anda ketahui. Sebelum berlibur, anda bisa menyiapkan jadwal perjalanan anda dan berbagai tujuan wisata menarik yang akan dikunjungi. Anda bisa memasukkan museum ini kedalam list perjalanan anda, selamat berlibur.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi Alamat: Jl. Sultan Mahmud Badarudin, Kec. Bukit Kecil,<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2774,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[15],"class_list":["post-1318","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sumatra-selatan","tag-wisata-museum","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1318","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1318"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1318\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2775,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1318\/revisions\/2775"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2774"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1318"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1318"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1318"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}