{"id":1376,"date":"2023-10-07T10:59:22","date_gmt":"2023-10-07T03:59:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/?p=1376"},"modified":"2023-10-09T09:17:25","modified_gmt":"2023-10-09T02:17:25","slug":"museum-bahari-bintan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-bahari-bintan","title":{"rendered":"Museum Bahari Bintan &#8211; Sejarah, Koleksi, Lokasi &#038; Ragam Aktivitas"},"content":{"rendered":"<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td align=\"center\" valign=\"top\" bgcolor=\"#ea5b7f\" width=\"auto\"><span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Harga Tiket: <\/strong>Gratis; <strong>Map:<\/strong><\/span> <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/37ZVBn2DJ7QAU1aA7\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong><span style=\"color: #0d0d0d;\">Cek Lokasi<\/span><\/strong><\/a><br \/>\n<span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Alamat:<\/strong> Teluk Bakau, Kec. Gunung Kijang, Kab. Bintan, Kepulauan Riau.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Museum Bahari Bintan adalah tempat bersejarah yang terkenal di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Sehingga bila anda berkunjung ke <a href=\"https:\/\/www.andalastourism.com\/tempat-wisata-bintan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bintan<\/a>, maka akan sayang sekali bila tidak menyempatkan berkunjung ke museum ini. Tak hanya bisa melihat banyak koleksi sejarah dengan latar cerita yang menarik, namun anda juga bisa menikmati berbagai daya tarik sekitarnya yang cantik.<\/p>\n<p>Pulau Sumatera memang banyak menyimpan keindahan alam yang memukau. Salah satu pulau besar di Indonesia ini juga banyak menyimpan cerita sejarahnya sendiri lho. Banyak peninggalan sejarah dan artefak masa lalu yang bisa menjadi pengetahuan baru untuk anda dan generasi muda. Sebelum berkunjung, yuk simak pembahasan museum Bintan disini.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-bahari-bintan\/#Sejarah_Singkat_Museum_Bahari_Bintan\" >Sejarah Singkat Museum Bahari Bintan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-bahari-bintan\/#Koleksi_Museum_Bahari_Bintan\" >Koleksi Museum Bahari Bintan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-bahari-bintan\/#Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\" >Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-bahari-bintan\/#Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\" >Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-bahari-bintan\/#Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\" >Kegiatan yang Menarik Dilakukan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-bahari-bintan\/#Fasilitas_Wisata_yang_Tersedia\" >Fasilitas Wisata yang Tersedia<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Singkat_Museum_Bahari_Bintan\"><\/span>Sejarah Singkat Museum Bahari Bintan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2794\" aria-describedby=\"caption-attachment-2794\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2794\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Sejarah-Museum-Bahari-Bintan.webp\" alt=\"Sejarah Museum Bahari Bintan\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Sejarah-Museum-Bahari-Bintan.webp 640w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Sejarah-Museum-Bahari-Bintan-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2794\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/108485212636891043372\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Ardy Aliman<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Museum yang diresmikan pada tahun 2006 silam ini merupakan satu satunya museum yang ada di Kabupaten Bintan. Museum ini sangat terkenal karena desain arsitekturnya yang unik dan terkesan tradisional. Hal ini karena bangunan museum mempunyai konsep bangunan seperti Kapal Tradisional Kajang, yang mempunyai tema bahari.<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Museum ini banyak menyimpan peninggalan dari Dinasti Tiongkok. Tak hanya itu, namun banyak juga artefak kuno yang berhubungan dengan alat tangkap ikan pada jaman dahulu. Museum yang dimiliki oleh pemerintah Kabupaten Bintan ini dikelola dengan baik oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bintan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Koleksi_Museum_Bahari_Bintan\"><\/span>Koleksi Museum Bahari Bintan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1379\" aria-describedby=\"caption-attachment-1379\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1379\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Koleksi-Museum-Bahari-Bintan.jpg\" alt=\"Koleksi Museum Bahari Bintan\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1379\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/108485212636891043372\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Ardy Aliman<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<h3>\u2726 Tiruan Alat Tangkap Ikan Khas Bintan<\/h3>\n<p>Koleksi yang ada di Museum Bahari Bintan ini semuanya akan berkaitan dengan kegiatan-kegiatan di sekitar pesisir pantai seperti kegiatan tangkap ikan oleh nelayan hingga pelayaran kapal. Museum Bahari ini punyai banyak koleksi berbagai miniatur alat tangkap ikan, jaring ikan, kapal pompon, dan pasar perkampungan oleh Suku Laut.<\/p>\n<p>Dalam museum ini tersimpan banyak koleksi benda tiruan alat tangkap ikan atau yang biasa disebut kelong. Tak hanya kelong atau tempat penangkapan ikan bilis atau teri, namun juga ada beberapa benda tiruan lainnya yang menarik untuk diketahui seperti kapal pompong, jaring ikan, perahu-perahu dan maket perkampungan Suku Laut yang berbentuk rumah di pesisir.<\/p>\n<h3>\u2726 Binatang Laut Hasil Tangkapan<\/h3>\n<p>Tak hanya alat tangkapnya, namun koleksi yang dipamerkan dalam museum ini juga ada binatang hasil tangkapan yang sudah diawetkan. Beberapa jenis ikan yang dipamerkan adalah seperti banyak jenis ikan, kuda laut, anjing laut, dan ada juga jenis gajah mina. Hasil tangkapan ini cukup unik karena merupakan hewan yang jarang ditemukan.<\/p>\n<h3>\u2726 Artefak Peninggalan Dinasti Cina Kuno<\/h3>\n<p>Museum bahari yang terletak di Bintan banyak menyimpan artefak peninggalan Dinasti Cina kuno. Tercatat di dalam museum ini terdapat 42 buah perahu dan sebuah kapal replikasi yang mirip dengan Armada Laksamana Cheng Ho jaman dahulu. Perahu dan replikasi kapal ini cukup detail dan hampir menyerupai aslinya.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<p>Tak hanya itu, namun ada juga artefak peninggalan Dinasti Ming Kerajaan China yang tak kalah menarik untuk diamati di Museum Bahari Bintan. Beberapa benda peninggalan tersebut berupa arca dan piring pecah belah. Namun benda tersebut sudah tidak utuh seperti aslinya karena sudah berada di dasar laut selama ratusan tahun lamanya.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\"><\/span>Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1380\" aria-describedby=\"caption-attachment-1380\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1380\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Alamat-Museum-Bahari-Bintan.jpg\" alt=\"Alamat Museum Bahari Bintan\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1380\" class=\"wp-caption-text\">Photo by\u00a0<a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/109760907760594614726\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Asido Rohana<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Museum terkenal yang menyimpan banyak koleksi alat tangkap bahari ini terletak tepatnya di Jalan Trikora Kilometer 3 di daerah Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan di <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/kepulauan-riau\">Kepulauan Riau<\/a>. Lokasi museum ini sangat mudah ditemukan karena berada tak jauh dari pusat kota.<\/p>\n<p>Anda bisa berkendara dengan menggunakan kendaraan pribadi baik mobil ataupun motor dengan nyaman. Selain itu, untuk menemukan lokasi ini juga sudah ada banyak petunjuk jalan yang dipasang yang akan memudahkan pencarian lokasi. Anda juga bisa mencarinya menggunakan aplikasi Google Maps agar lebih mudah.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\"><\/span>Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mengunjungi objek wisata sejarah seperti museum ini akan menjadi alternatif liburan keluarga yang menyenangkan sekaligus edukatif. Tak hanya itu, mengunjungi museum juga tak akan merogoh kocek anda terlalu dalam sehingga anggaran liburan anda dan keluarga akan lebih hemat namun tetap seru.<\/p>\n<p>Tak perlu memikirkan tiket masuk bisa ingin berkunjung ke Museum Bahari Bintan. Anda bisa masuk dengan gratis ke dalam Museum dan mengajak serta keluarga. Jam operasional museum ini adalah setiap hari dari senin hingga minggu. Jam bukanya adalah mulai dari pukul 08.30 hingga 16.00 WIB. Anda bisa menyesuaikan jadwal berkunjung dengan jam operasionalnya.<\/p><!--CusAds0-->\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\"><\/span>Kegiatan yang Menarik Dilakukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1382\" aria-describedby=\"caption-attachment-1382\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1382\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Aktivitas-Museum-Bahari-Bintan.jpg\" alt=\"Aktivitas Museum Bahari Bintan\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1382\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/106383097372984330794\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Rizqi Amelia<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<h3>1. Melihat Berbagai Koleksi Sejarah di Museum Bahari Bintan<\/h3>\n<p>Koleksi Museum Bahari Bintan ini cukup lengkap dan bisa menjadi referensi tentang peninggalan artefak kuno masa lalu. Peninggalan Dinasti Cina kuno yaitu pada masa Laksamana Cheng Ho banyak dipamerkan disini. Salah satunya adalah replika kapal yang jumlahnya hingga 42 jenis perahu dengan detail yang mirip aslinya.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, namun di museum ini juga akan anda temukan banyak peninggalan sejarah Dinasti Ming yang berupa barang pecah belah seperti piring. Walaupun bentuknya sudah tidak beraturan karena usia, namun artefak peninggalan ini masih layak untuk dilihat karena keunikannya.<\/p>\n<h3>2. Mengamati Aneka Hewan Laut yang Jarang Ditemukan<\/h3>\n<p>Mengamati satwa laut bisa anda lakukan di objek wisata seperti seaworld. Namun mengamati satwa laut yang sudah jarang ditemukan juga bisa anda temukan di museum satu ini. Banyak koleksi satwa langka yang diawetkan yang jarang sekali dilihat saat ini. Beberapa diantaranya adalah seperti anjing laut, gajah mina hingga kuda laut.<\/p>\n<p>Koleksi beragam satwa ini akan membuat anda lebih mengenal banyak jenis hewan yang ada di perairan Indonesia. Proses pengawetan satwa yang dilakukan dengan baik dan diiringi dengan perawatan artefak yang benar akan membuat anda betah mengunjungi Museum Bahari Bintan ini bersama keluarga.<\/p>\n<h3>3. Berfoto dengan Latar Bangunan Museum yang Artistik<\/h3>\n<p>Berlibur akan lengkap bila mengambil foto sebagai kenang kenangan. Begitu juga bila anda berkunjung ke museum di Bintan satu ini. Bangunan museum yang di desain artistik, unik dan terkesan tradisional dengan sentuhan budaya khas Bintan akan membuat latar foto yang cantik untuk foto anda.<\/p>\n<p>Museum satu ini memang terkenal karena desain arsitektur bangunannya yang unik dan terkesan tradisional khas Bintan. Bangunan museum mempunyai konsep seperti Kapal Tradisional Kajang, yang mempunyai tema bahari. Sehingga bangunan khas ini juga akan sangat cocok digunakan sebagai objek foto estetik yang bagus.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fasilitas_Wisata_yang_Tersedia\"><\/span>Fasilitas Wisata yang Tersedia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_1383\" aria-describedby=\"caption-attachment-1383\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-1383\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/Fasilitas-Museum-Bahari-Bintan.jpg\" alt=\"Fasilitas Museum Bahari Bintan\" width=\"640\" height=\"339\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1383\" class=\"wp-caption-text\">Photo by\u00a0<a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/101799257633786566077\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Imron Silaban<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pengelolaan Museum Bahari ini langsung dilakukan oleh pemerintah Kabupaten setempat. Sehingga fasilitas umum dan koleksi dalam museum akan terjaga dan terawat dengan baik. Sehingga untuk wisatawan yang ingin berkunjung tak perlu khawatir karena akan ditunjang dengan fasilitas umum yang memadai.<\/p>\n<p>Itulah berapa pembahasan singkat tentang Museum Bahari di Kabupaten Bintan yang terkenal. Museum sebagai lokasi penyimpanan berbagai peninggalan sejarah ini memang harus terus dilestarikan.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi Alamat: Teluk Bakau, Kec. Gunung Kijang, Kab. Bintan, Kepulauan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2794,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[15],"class_list":["post-1376","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kepulauan-riau","tag-wisata-museum","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1376","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1376"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1376\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2795,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1376\/revisions\/2795"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2794"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}