{"id":1654,"date":"2024-01-22T11:52:01","date_gmt":"2024-01-22T04:52:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/?p=1654"},"modified":"2024-01-22T15:16:16","modified_gmt":"2024-01-22T08:16:16","slug":"museum-balai-budaya-batak-arjuna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-balai-budaya-batak-arjuna","title":{"rendered":"Museum Balai Budaya Batak Arjuna &#8211; Sejarah, Koleksi, Lokasi &amp; Ragam Aktivitas"},"content":{"rendered":"<p><strong>Museum Balai Budaya Batak Arjuna, tempat di mana Anda dapat menemukan berbagai macam alat pertanian yang mencerminkan sejarah dan budaya Batak.<\/strong><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td align=\"center\" valign=\"top\" bgcolor=\"#ea5b7f\" width=\"auto\"><span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Harga Tiket: <\/strong>Rp 5.000; <strong>Map:<\/strong><\/span> <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/t3cWNCD8Ti787b5M6\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong><span style=\"color: #0d0d0d;\">Cek Lokasi<\/span><\/strong><\/a><br \/>\n<span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Alamat:<\/strong> Jl. Pintu Bosi, Kec. Laguboti, Kab. Toba, Sumatera Utara.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Masuk musim liburan, rasanya kurang afdol jika belum membuat beberapa wishlist kota atau tempat wisata yang akan dituju. Setelah jalan-jalan di area Pulau Jawa, maka kini saatnya untuk beralih ke area Sumatera. Dimana jika anda datang ke Kabupaten <a href=\"https:\/\/www.andalastourism.com\/tempat-wisata-toba-samosir\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Toba<\/a>\u00a0ini alangkah baiknya jika mampir dulu ke Museum Balai Budaya Batak Arjuna.<\/p>\n<p>Tempat wisata Balai Budaya ini selain menawarkan lokasinya yang indah, di satu sisi juga sangat cocok untuk anda yang saat ini menggali informasi sejarah yang ada di dalamnya. Jangan salah, di sana juga memiliki banyak koleksi yang bakal membuat anda terpukau. Namun sebelum membahas lebih dalam, sebaiknya pahami akan sejarahnya terlebih dahulu.<\/p><!--CusAds0-->\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-balai-budaya-batak-arjuna\/#Sejarah_Museum_Balai_Budaya_Batak_Arjuna\" >Sejarah Museum Balai Budaya Batak Arjuna<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-balai-budaya-batak-arjuna\/#Koleksi_Museum_Balai_Budaya_Batak_Arjuna\" >Koleksi Museum Balai Budaya Batak Arjuna<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-balai-budaya-batak-arjuna\/#Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\" >Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-balai-budaya-batak-arjuna\/#Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\" >Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-balai-budaya-batak-arjuna\/#Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\" >Kegiatan yang Menarik Dilakukan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-balai-budaya-batak-arjuna\/#Fasilitas_Wisata_yang_Tersedia\" >Fasilitas Wisata yang Tersedia<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Museum_Balai_Budaya_Batak_Arjuna\"><\/span>Sejarah Museum Balai Budaya Batak Arjuna<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sebelum membahas lebih jauh, amka kini alangkah baiknya jika kita paham terlebih dahulu dengan sejarahnya. Dimana sejarah tempat wisata ini dimulai sekitar tahun 1979 seorang yang bernama Midian Sirait telah mengundang seorang mayor Jenderal Samosir dan juga lima bupati yang menjabat pada waktu itu.<\/p>\n<p>Dalam perundingan tersebut jenderal samosir telah mengusulkan untuk membangun monumen perjuangan sebagai simbol perjuangan rakyat Tapanuli. Sama dengan Arsenius yang mana ia juga sempat untuk mendirikan monumen perjuangan namun dikemas dalam yayasan pendidikan, atau biasa disebut dengan yayasan Museum Balai Budaya Batak Arjuna.<\/p>\n<p>Setelah disepakati, akhirnya yayasan ini mulai di resmikan sekitar tanggal 7 Desember 1988 oleh Gubernur Sumatera yang pada saat itu tengah menjabat. Berbarengan dengan pendirian yayasan tersebut, maka pada saat itu juga mulai di dibuatkan monumen kepahlawanan perjuangan masyarakat Tapanuli.<\/p>\n<p>Karena menjadi area yang bersejarah, maka untuk museum ini juga telah dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menyimpan barang-barang bersejarah peninggalan perjuangan masyarakat zaman dahulu. Karena semakin banyak barang yang disimpan, maka saat itu telah dimanfaatkan untuk menjadi Balai Budaya Batak.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Koleksi_Museum_Balai_Budaya_Batak_Arjuna\"><\/span>Koleksi Museum Balai Budaya Batak Arjuna<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3>1. Berbagai Macam Alat Pertanian<\/h3>\n<p>Pada dasarnya ada banyak koleksi yang bakal anda temukan jika datang ke lokasi wisata yang satu ini. Salah satu koleksi yang ditunjukkan pada Museum Balai Budaya Batak Arjuna adalah memiliki berbagai macam alat pertanian yang sudah ada sejak zaman dahulu. Ada banyak sekali alat pertanian yang ada di dalam museum ini, untuk totalnya sendiri kurang lebih sekitar 75 buah.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<p>Dari 75 buah alat pertanian yang dimaksud antara lain adalah orang, pana sapi, pangali, surah-surah, pangu, dan masih banyak yang lainnya. Dari semua jenis alat pertanian ini, maka semuanya memiliki cerita sejarah masing-masing. Maka dari itu, anda pasti tidak akan menyesal dengan berbagai koleksi alat pertanian yang ditawarkan.<\/p>\n<h3>2. Berbagai Macam Perhiasan<\/h3>\n<p>Berbagai macam koleksi lainnya yang tidak kalah menarik perhatian adalah perhiasan. Untuk Museum Balai Budaya Batak Arjuna ini bakal sedikit berbeda dengan lainnya. Dimana salah stau kelebihan yang ditawarkan adalah ia menyimpan koleksi berbagai macam perhiasan hasil dari peninggalan perjuangan masayarakat di zaman dahulu.<\/p>\n<p>Jumlah perhiasan yang ada pada lokasi wisata museum ini sebanyak 27 buah yang terdiri dari berbagai hal. Mulai dari hajut-hajut, hajut prambanan, pertumbuhan, pithapuram, halahati, dan masih banyak yang lainnya dengan berbagai keunikannya masing-masing.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<h3>3. Alat Makan<\/h3>\n<p>Kelebihan lainnya yang bakal anda temukan jika berkunjung ke lokasi wisata keren ini adalah berbagai macam alat makan yang sudah ada sejak zaman dahulu kala. Untuk koleksi alat makan ini kurang lebih sebanyak 26 buah. Dimana ke 26 buah alat makan tersebut antara lain adalah pinggan pasu, sapa, pinggan putih, pinggan bulung gaol, pinggan sarojak, dan masih banyak yang lainnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\"><\/span>Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Mengunjungi kawasan wisata, maka usaha atau kegiatan yang pertama kali harus dilakukan adalah paham akan alamat dan juga rute lokasi. Sama halnya jika berkunjung ke Museum Balai Budaya Batak Arjuna ini, maka hal pertama yang harus dipahami adalah lokasinya. Ia berada di Jalan Pintu Bosi, Lagu Boti, Kabupaten Toba area Samosir, <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/sumatra-utara\">Sumatera Utara<\/a>.<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Lalu untuk rote lokasinya sendiri bisa di akses dengan menggunakan kendaraan roda dua ataupun empat. Bahkan kerennya jika anda menggunakan jasa carteran juga bisa mengakses lokasi yang satu ini. Agar anda bisa sampai di lokasi dengan aman, maka alangkah baiknya untuk menggunakan google maps.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\"><\/span>Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Setelah mendalami alamat dan juga rute lokasinya, maka kini kita lanjutkan dengan mencari tahu harga tiket dan juga jam operasionalnya. Dimana untuk harga tiket di Museum Balai Budaya Batak Arjuna ini akan ditawarkan kurang lebih sekitar Rp 5.000 saja per orangnya, dan parkir hanya sekitar Rp 2.000.<\/p>\n<p>Untuk jam operasionalnya juga bisa dikatakan sangat panjang. Dimana ia mulai dibuka sekitar jam 08.00 pagi hingga pukul 18.00. Bahkan ia juga buka dari hari senin hingga minggu. Maka dengan jam operasional museum yang cukup panjang ini akan memberikan kesempatan semua lapisan masyarakat untuk berkunjung dan belajar bersama.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\"><\/span>Kegiatan yang Menarik Dilakukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<h3>1. Belajar akan Sejarah Museum Balai Budaya Batak<\/h3>\n<p>Kini saatnya kita beralih dengan harga tiket dan juga jam operasional. Dimana jika anda datang ke lokasi wisata yang satu ini bisa menjalankan banyak aktivitas menarik. Salah satu kegiatan yang dimaksud antara lain adalah belajar akan sejarah yang ada di dalamnya. Dalam proses belajar tersebut, anda bakal didampingi secara langsung oleh para pemandu wisata yang kompeten.<\/p>\n<h3>2. Mendalami Koleksinya<\/h3>\n<p>Selain belajar akan sejarahnya, disana anda juga bisa dengan mudah untuk menggali lebih dalam akan berbagai macam koleksi yang ada di dalamnya secara detail. Seperti yang dijelaskan koleksi yang dimaksud antara lain perhiasan, alat makan, hingga berbagai peralatan untuk kebutuhan bercocok tanam.<\/p>\n<h3>3. Mengabadikan Momen<\/h3>\n<p>Aktivitas lain yang bisa anda lakukan pada Museum Balai Budaya Batak Arjuna ini adalah mengabadikan momen menarik bersama dengan keluarga. Biasanya banyak orang berfoto dengan berbagai koleksi yang ada di lokasi, namun tidak diperkenankan untuk memegangnya.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fasilitas_Wisata_yang_Tersedia\"><\/span>Fasilitas Wisata yang Tersedia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Setelah akhirnya anda paham detail akan aktivitas yang bisa dilakukan pada lokasi tersebut, maka kini saatnya untuk mendalami lagi berbagi fasilitas yang disediakan. Dimana untuk berbagai macam fasilitas yang disediakan ini antara lain adalah tepat duduk yang nyaman, lingkungan yang asri, dan juga parkir luas.<\/p>\n<p>Jangan salah, jika anda ini datang dari luar daerah, maka tidak jauh dari lokasi juga banyak ditemukan berbagai macam penginapan dengan harga yang terjangkau. Bahkan disana juga banyak dijumpai berbagai macam kuliner yang lezat dengan harga yang merakyat. Mak dari itu, jangan lupa untuk mampir ke Balai Budaya Batak ini.<\/p>\n<p>Kesimpulan yang bisa di ambil dari penjelasan di atas adalah bahwa kini ada wisata edukasi di area Toba. Wisata ayang dimaksud adalah Museum Balai Budaya Batak yang memiliki banyak koleksi di dalamnya. Mulai dari alat pertanian, makan, hingga perhiasan dari peninggalan masyarakat dahulu.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Museum Balai Budaya Batak Arjuna, tempat di mana Anda dapat menemukan berbagai macam alat pertanian<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1655,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[15],"class_list":["post-1654","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sumatra-utara","tag-wisata-museum","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1654","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1654"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1654\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2899,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1654\/revisions\/2899"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1655"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1654"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1654"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1654"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}