{"id":210,"date":"2024-01-31T09:08:39","date_gmt":"2024-01-31T02:08:39","guid":{"rendered":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/?p=210"},"modified":"2024-01-31T10:23:47","modified_gmt":"2024-01-31T03:23:47","slug":"museum-adityawarman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-adityawarman","title":{"rendered":"Museum Adityawarman &#8211; Sejarah, Koleksi, Tiket &#038; Ragam Aktivitas"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jelajahi Museum Adityawarman, sebuah perjalanan melalui sejarah yang diperkaya dengan koleksi-koleksi istimewa, tiket masuk yang memikat, dan beragam aktivitas yang menghidupkan warisan dan kebudayaan dengan pengalaman yang tidak terlupakan.<\/strong><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td align=\"center\" valign=\"top\" bgcolor=\"#ea5b7f\" width=\"auto\"><span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Harga Tiket: <\/strong>Rp 2.000; <strong>Map:<\/strong><\/span> <a href=\"https:\/\/goo.gl\/maps\/j8GW3UyVK7x2Gb41A\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong><span style=\"color: #0d0d0d;\">Cek Lokasi<\/span><\/strong><\/a><br \/>\n<span style=\"color: #ffffff;\"><strong>Alamat:<\/strong> Jl. Diponegoro No.10, Belakang Tangsi, Kec. Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Salah satu daerah di Indonesia yang memang terkenal dengan kuliner dan tempat wisatanya yang begitu beragam yaitu Sumatera Barat. Ada banyak sekali tempat wisata yang bisa Anda kunjungi ketika berada di provinsi tersebut.<\/p>\n<p>Salah satu tempat wisata yang menawarkan edukasi budaya pada para pengunjungnya yaitu Museum Adityawarman. Tempat wisata yang satu ini sangatlah cocok untuk dikunjungi, baik itu oleh Anda yang sudah dewasa ataupun yang masih anak-anak. Ada banyak hal yang bisa didapat ketika berlibur ke tempat yang satu ini.<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Di bawah ini akan diberikan ulasan yang lebih lengkap mengenai sejarah dari museum ini, koleksi menarik yang bisa Anda saksikan, segala aktivitas aktivitas seru yang bisa dilakukan ketika berada di tempat tersebut dan lain sebagainya.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-adityawarman\/#Sejarah_Museum_Adityawarman\" >Sejarah Museum Adityawarman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-adityawarman\/#Koleksi_Museum_Adityawarman\" >Koleksi Museum Adityawarman<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-adityawarman\/#Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\" >Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-adityawarman\/#Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\" >Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-adityawarman\/#Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\" >Kegiatan yang Menarik Dilakukan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-adityawarman\/#Objek_Wisata_Terdekat_dari_Museum_Adityawarman\" >Objek Wisata Terdekat dari Museum Adityawarman<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Sejarah_Museum_Adityawarman\"><\/span>Sejarah Museum Adityawarman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2963\" aria-describedby=\"caption-attachment-2963\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2963\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Sejarah-Museum-Adityawarman.webp\" alt=\"Sejarah Museum Adityawarman\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Sejarah-Museum-Adityawarman.webp 640w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Sejarah-Museum-Adityawarman-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2963\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/111072826547279093085\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Jin Yamazaki<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Museum Adityawarman berada di Padang Barat, Kota <a href=\"https:\/\/www.andalastourism.com\/tempat-wisata-padang\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Padang<\/a>. Lahan dari museum tersebut memiliki luasan sekitar 2,6 h. Sedangkan untuk bangunannya sendiri memiliki luas mencapai 2.850 m\u00b2. Bentuk dari bangunan museum ini diambil dari gaya rumah gadang yang mana merupakan arsitektur khas dari Minangkabau.<\/p>\n<p>Rumah gadang sendiri adalah rumah yang berbentuk panggung dan memiliki atap seperti tanduk kerbau. Awal kali pembangunan museum tersebut yaitu dilangsungkan pada tahun 1974. Tujuannya adalah untuk menjadikan tempat ini sebagai pusat pelestarian benda-benda peninggalan sejarah.<\/p>\n<p>Dimana meliputi cagar budaya Mentawai, cagar budaya Minangkabau dan cagar budaya nusantara secara umum. Untuk peresmiannya sendiri dilakukan pada tanggal 16 Maret tahun 1977. Peresmian dari museum tersebut dilakukan oleh kementerian pendidikan dan budaya.<\/p>\n<p>Sedangkan pemberian nama Adityawarman sendiri baru dilakukan pada tanggal 28 Mei Tahun 1979. Nama tersebut diambil dari nama seorang raja yang dulunya pernah berkuasa di daerah Minangkabau.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<p>Raja Adityawarman memerintah pada tahun 1347 hingga 1375 masehi dan merupakan raja yang berasal dari bangsawan Majapahit. Diperkirakan Raja Adityawarman berkuasa pada zaman yang sama dengan periode ketika Gajah Mada menjadi seorang yang praktis Majapahit.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Koleksi_Museum_Adityawarman\"><\/span>Koleksi Museum Adityawarman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2962\" aria-describedby=\"caption-attachment-2962\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2962\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Koleksi-di-Museum-Adityawarman.webp\" alt=\"Koleksi di Museum Adityawarman\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Koleksi-di-Museum-Adityawarman.webp 640w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Koleksi-di-Museum-Adityawarman-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2962\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/115861974443222653975\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Anant Kumar<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Museum Adityawarman memiliki banyak sekali koleksi menarik yang bisa Anda lihat ketika berada di sana. Koleksi tersebut antara lain yaitu:<\/p>\n<h3>Terdapat 6000 Koleksi Peninggalan<\/h3>\n<p>Terdapat banyak referensi peninggalan yang sangatlah beragam mengenai berbagai macam aspek budaya Sumatera Barat, khususnya di sini Minangkabau. Di tempat ini Anda akan menemukan sebanyak 6000 koleksi peninggalan sejarah yang patut untuk Anda lihat. Koleksi-koleksi tersebut nantinya akan dibagi menjadi 10 kategori.<\/p>\n<p>Kategori-kategori itu antara lain yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Biologika<\/li>\n<li>Arkeologika<\/li>\n<li>Keramologika<\/li>\n<li>Geologika<\/li>\n<li>Teknologika<\/li>\n<li>Historika<\/li>\n<li>Numismatika<\/li>\n<li>Etnografika<\/li>\n<li>Seni Rupa<\/li>\n<li>Filologika<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Benda Peninggalan Kerajaan Dharmasraya<\/h3>\n<p>Anda nantinya akan menemukan benda-benda peninggalan kerajaan Dharmasraya. Peninggalan tersebut yaitu berupa duplikat dari patung Amoghapasa dan Bhairawa.<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Selain itu, Anda juga akan mendapati koleksi-koleksi menarik seperti contohnya pernak-pernik busana, jenis dan berbagai macam perhiasan tradisional, replika dari sajian kuliner dalam berbagai macam upacara, berbagai jenis instrumen musik serta perkakas yang umumnya dipakai oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari Minangkabau pada zaman dahulu.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alamat_dan_Rute_Menuju_Lokasi_Museum\"><\/span>Alamat dan Rute Menuju Lokasi Museum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2960\" aria-describedby=\"caption-attachment-2960\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2960\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Alamat-Museum-Adityawarman.webp\" alt=\"Alamat Museum Adityawarman\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Alamat-Museum-Adityawarman.webp 640w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Alamat-Museum-Adityawarman-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2960\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/115861974443222653975\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Anant Kumar<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Museum Adityawarman terletak di Jalan Diponegoro, Kota Padang, Provinsi <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/sumatra-barat\">Sumatera Barat<\/a>. Letak tepatnya yaitu berada di belakang Tangsi. Sekalipun museum ini telah dibuka sudah sejak lama, namun hingga saat ini museum tersebut masih banyak dikunjungi oleh wisatawan.<\/p>\n<p>Untuk menemukan lokasi dari museum tersebut memang terbilang mudah, karena museum ini berada di area kota. Bahkan di pinggiran jalan pun Anda sudah akan menemukan beragam petunjuk yang memudahkan untuk mencapai lokasi museum.<\/p>\n<p>Jadi nantinya Anda tidak perlu khawatir akan kesusahan ketika mencari lokasi dari museum ini. Kalaupun nantinya Anda masih bingung, maka Anda bisa memanfaatkan Google map. Dengan begitu Anda hanya perlu mengikuti arahan yang diberikan oleh fitur tersebut.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Harga_Tiket_Masuk_Wisata_Sejarah\"><\/span>Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Sebelum Anda mengunjungi Museum Adityawarman, maka sebaiknya Anda mengetahui kapan jam buka dari museum tersebut. Museum ini dibuka pada pukul 8 pagi dan akan ditutup pada pukul 6 sore. Anda bisa datang kapan saja, karena sekalipun hari libur, museum mini tetap dibuka untuk umum. Bahkan ketika hari libur museum akan padat dikunjungi oleh para pelajar.<\/p>\n<p>Mengenai harga tiket untuk bisa masuk tergolong cukup terjangkau. Bagi Anda yang sudah dewasa hanya perlu membayar tiket sebesar Rp 2.000 saja. Sedangkan untuk anak-anak hanya perlu membayar tiket sebesar Rp 1.000.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\"><\/span>Kegiatan yang Menarik Dilakukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2961\" aria-describedby=\"caption-attachment-2961\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2961\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Kegiatan-Museum-Adityawarman.webp\" alt=\"Kegiatan Museum Adityawarman\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Kegiatan-Museum-Adityawarman.webp 640w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Kegiatan-Museum-Adityawarman-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2961\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/110353846749913374839\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Shanish Travel Vlog<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<h3>1. Menambah Wawasan dan Juga Informasi<\/h3>\n<p>Banyak sekali aktivitas yang bisa dilakukan ketika Anda berkunjung ke Museum Adityawarman. Salah satu aktivitas tersebut yaitu menambah informasi dan juga wawasan. Seperti kita ketahui, setiap museum tentunya akan menyimpan banyak sekali pengetahuan dan juga informasi yang mungkin banyak belum Anda ketahui di sini.<\/p>\n<p>Di tempat ini pun Anda juga akan memperoleh wawasan baru mengenai kebudayaan Minangkabau. Berlibur sambil lalu belajar merupakan kegiatan yang sangat menarik untuk dilakukan.<\/p>\n<h3>2. Refreshing di Museum Adityawarman<\/h3>\n<p>Refreshing tidak harus selalu dilakukan dengan cara mengunjungi pegunungan atau area pantai saja, tapi Anda juga bisa mendapatkannya di museum. Suasana tenang yang terdapat di area tersebut akan membuat Anda merasa semakin rileks. Dengan begitu tentunya penat yang Anda rasakan oleh karena aktivitas sehari-hari bisa dihilangkan ketika berkunjung ke tempat ini.<\/p>\n<p>Terdapat berbagai macam seni rupa dan peninggalan-peninggalan sejarah yang mampu membuat Anda berdecak kagum nantinya. Dengan begitu stress yang Anda rasakan perlahan-lahan akan hilang. Karena itulah, Museum Adityawarman merupakan salah satu tempat yang bisa dijadikan alternatif bersantai ketika Anda membutuhkan sedikit refreshing.<\/p>\n<h3>3. Sebagai Referensi Visual<\/h3>\n<p>Selama ini Anda mungkin telah sering membaca informasi dalam bentuk tulisan, seperti contohnya cerita mengenai sejarah Minangkabau. Ketika Anda berada di museum ini, maka Anda akan bisa melihat secara langsung informasi tersebut dalam bentuk patung, diorama, lukisan, gambar dan bentuk-bentuk lainnya yang tentu akan sangat menarik.<\/p>\n<p>Dengan berkunjung ke Museum Adityawarman hal itu akan memberikan Anda jauh lebih banyak referensi visual mengenai sebuah peristiwa. Sehingga dengan begitu liburan Anda jadi lebih bermanfaat dan tentunya juga jauh lebih seru.<\/p>\n<h3>4. Melintasi Waktu<\/h3>\n<p>Melintasi waktu disini bukan berarti Anda bisa kembali ke masa lalu, tapi Anda bisa menyaksikan peristiwa dari peninggalan-peninggalan sejarah yang di disuguhkan oleh museum. Pikiran Anda nantinya akan dibawa untuk melintasi zaman-zaman dahulu kala.<\/p>\n<p>Tentunya ketika Anda melihat peninggalan-peninggalan tersebut maka pikiran-pikiran Anda akan membayangkan sesuatu yang telah terjadi di masa lalu dan hal tersebut tentunya akan sangat berkesan.<\/p>\n<h3>5. Memperoleh Pengalaman Unik<\/h3>\n<p>Pengalaman yang bisa Anda dapatkan ketika berada di <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/museum-bank-indonesia-padang\">museum bersejarah<\/a> tentunya akan berbeda ketika Anda berkunjung ke pantai, area pegunungan dan tempat wisata lainnya. Anda akan memperoleh banyak sekali wawasan ketika berada di tempat wisata yang satu ini.<\/p>\n<p>Sehingga dengan begitu pengalaman yang akan Anda dapatkan jauh lebih berbeda dan unik jika dibandingkan dengan tempat wisata lainnya.<\/p>\n<h3>6. Berburu Foto<\/h3>\n<p>Di Museum Adityawarman nyatanya Anda juga bisa menikmati spot foto yang menarik. Tempat ini menyajikan banyak sekali spot yang bisa Anda gunakan untuk mengabadikan momen ketika berada di museum tersebut. Anda bisa berfoto bersama dengan peninggalan-peninggalan sejarah yang sudah berusia ratusan tahun. Atau Anda juga bisa berfoto dengan patung-patung yang ada di sana.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Objek_Wisata_Terdekat_dari_Museum_Adityawarman\"><\/span>Objek Wisata Terdekat dari Museum Adityawarman<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_218\" aria-describedby=\"caption-attachment-218\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-218\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Objek-Wisata-Terdekat-dari-Museum-Adityawarman.jpg\" alt=\"Objek Wisata Terdekat dari Museum Adityawarman\" width=\"640\" height=\"384\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Objek-Wisata-Terdekat-dari-Museum-Adityawarman.jpg 750w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/Objek-Wisata-Terdekat-dari-Museum-Adityawarman-300x180.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-218\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/www.google.com\/maps\/contrib\/101845548741394049604\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Abu Salma<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<h3>1. Terjun Lubuk Hitam<\/h3>\n<p>Tempat wisata terdekat dengan museum yaitu Air terjun lubuk hitam. Air terjun ini berada di kawasan teluk Kabung Utara. Suasana yang begitu tenang dan sejuk bisa Anda dapatkan ketika berada di tempat wisata tersebut, karena memang berada di kawasan hutan hujan tropis.<\/p>\n<p>Jika Anda berangkat dari pusat Kota Padang, maka untuk menuju ke air terjun lubuk hitam setidaknya membutuhkan waktu kurang lebih 40 menit. Jarak yang harus ditempuh yaitu sejauh 25 KM. Nantinya Anda juga perlu untuk menyusuri jalanan setapak.<\/p>\n<h3>2. Pantai Pasumpahan<\/h3>\n<p>Untuk lokasi wisata berikutnya yang juga tidak berada jauh dari museum yaitu Pantai Pasumpahan. Untuk menuju ke Pantai tersebut Anda bisa menaiki speed boat dari arah teluk bungus. Ketika Anda telah sampai di lokasi wisata, nantinya Anda akan mendapati hamparan Pasir Putih yang begitu indah dan dikepung oleh bukit-bukit hijau rindang.<\/p>\n<p>Air yang dimiliki oleh pantai tersebut juga sangatlah jernih, sehingga akan membuat Anda bisa melihat terumbu karang yang terjaga dengan baik di sana.<\/p>\n<h3>3. Pantai Pasir Jambak<\/h3>\n<p>Rekomendasi tempat wisata yang terakhir yaitu pantai pasir Jambak. Di pinggiran pantai Anda akan menemukan banyak sekali pendopo yang bisa digunakan untuk duduk santai bersama dengan keluarga. Menikmati pemandangan matahari tenggelam di tempat ini merupakan ide yang sangatlah tepat.<\/p>\n<p>Itulah tadi ulasan lengkap mengenai sejarah, koleksi, harga tiket dan lain sebagainya terkait Museum Adityawarman. Ketika Anda tengah berkunjung ke Kota Padang, maka perlu menyempatkan diri mampir di museum tersebut. Akan ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda peroleh ketika berada di museum kaya koleksi ini.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jelajahi Museum Adityawarman, sebuah perjalanan melalui sejarah yang diperkaya dengan koleksi-koleksi istimewa, tiket masuk yang<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2960,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[15],"class_list":["post-210","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sumatra-barat","tag-wisata-museum","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/210","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=210"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/210\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2964,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/210\/revisions\/2964"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=210"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=210"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=210"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}