{"id":2800,"date":"2023-10-12T12:15:17","date_gmt":"2023-10-12T05:15:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/?p=2800"},"modified":"2023-10-12T08:27:09","modified_gmt":"2023-10-12T01:27:09","slug":"masjid-agung-al-falah-jambi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/masjid-agung-al-falah-jambi","title":{"rendered":"Masjid Agung Al Falah: Daya Tarik, Koleksi, Lokasi dan Ragam Aktivitasi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Masjid Agung Al Falah adalah <\/strong><strong>destinasi wisata religi <\/strong><strong>di Jambi yang unik dan memiliki julukan sebagai Masjid Seribu Tiang. Masjid <\/strong><strong>yang sangat nyaman untuk <\/strong><strong>ibadah.<\/strong><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td align=\"center\" valign=\"top\" bgcolor=\"#ea5b7f\" width=\"auto\"><span style=\"color: #ffffff\"><strong>Harga Tiket: <\/strong>Gratis; <strong>Map:<\/strong><\/span> <a href=\"https:\/\/maps.app.goo.gl\/T6MyWRp9DLh9eCjP6\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\"><strong><span style=\"color: #0d0d0d\">Cek Lokasi<\/span><\/strong><\/a><br \/>\n<span style=\"color: #ffffff\"><strong>Alamat:<\/strong> Jl. Sultan Thaha, Legok, Kec. Telanaipura, Kota Jambi, Jambi.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Jambi termasuk daerah yang mencatat sejarah panjang tanah Melayu cukup panjang. Tidak heran kalau di sana terdapat peninggalan-peninggalan khas Kerajaan Melayu yang masih berdiri gagah hingga saat ini. Masjid Agung Al Falah, contohnya, masjid juga yang menjadi <a href=\"https:\/\/www.andalastourism.com\/tempat-wisata-jambi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tempat wisata<\/a> religi.<\/p>\n<p>Al Falah adalah masjid terbesar di Jambi dan menjadi ikon serta kebanggaan masyarakat di sana. Desain arsitektur yang unik, menggunakan banyak tiang berwarna putih yang dilapisi oleh tembaga pada bagian atasnya. Oleh sebab itu, masjid ini juga memiliki julukan Masjid Seribu Tiang.<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Al Falah juga menjadi salah satu masjid terbesar di Indonesia, sehingga membuat masyarakat penasaran untuk mendatanginya. Total tiang masjid sebanyak 232 buah dan dibagi menjadi dua bentuk. Diresmikan oleh Presiden Suharto pada tahun 1980, masjid ini menjadi bagian sejarah Islam di Jambi.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_82_2 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #212121;color:#212121\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/masjid-agung-al-falah-jambi\/#Daya_Tarik_yang_Dimiliki_Masjid_Agung_Al_Falah\" >Daya Tarik yang Dimiliki Masjid Agung Al Falah<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/masjid-agung-al-falah-jambi\/#Alamat_Rute_Lokasi_dan_Tiket_Masuk\" >Alamat, Rute Lokasi dan Tiket Masuk<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/masjid-agung-al-falah-jambi\/#Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\" >Kegiatan yang Menarik Dilakukan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/masjid-agung-al-falah-jambi\/#Fasilitas_Wisata_yang_Tersedia\" >Fasilitas Wisata yang Tersedia<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Daya_Tarik_yang_Dimiliki_Masjid_Agung_Al_Falah\"><\/span>Daya Tarik yang Dimiliki Masjid Agung Al Falah<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2803\" aria-describedby=\"caption-attachment-2803\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2803\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Daya-Tarik-Masjid-Agung-Al-Falah.webp\" alt=\"Daya Tarik Masjid Agung Al Falah\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Daya-Tarik-Masjid-Agung-Al-Falah.webp 640w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Daya-Tarik-Masjid-Agung-Al-Falah-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2803\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/111434811023100630767\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Ganang Heruanto<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Masjid yang menjadi bagian sejarah Kerajaan Melayu tersebut proses pembangunannya dimulai pada tahun 1971. Pembangunan masjid memerlukan waktu sekitar 9 tahun dan diresmikan oleh presiden saat itu, Suharto, bulan Desember 1980. Dulunya, lokasi berdirinya masjid merupakan istana kerajaan Jambi, yang kemudian dibakar oleh Belanda.<\/p>\n<p>Setelah masa kemerdekaan, bekas kesultanan tersebut menjadi asrama TNI hingga tahun 1970, sebelum ada ide untuk mendirikan masjid di tempat tersebut. Dengan ukuran lapangan mencapai 6.400 meter persegi, masjid ini memiliki kapasitas menampung hingga 1.000 jamaah. Keistimewaan masjid bersejarah ini tidak hanya sebatas pada kapasitasnya yang luas, tetapi juga menyimpan daya tarik unik yang menawan.<\/p>\n<h3>\u2726 Memiliki Banyak Tiang<\/h3>\n<p>Tidak salah kalau masyarakat menyebutnya dengan nama Masjid Seribu Tiang, karena totalnya ada 232 tiang yang menyangga masjid. Terdapat 40 tiang besar dengan diameter yang mengesankan yang menjadi bagian integral dari struktur masjid ini. Sementara itu, 192 tiang dibuat dari bahan beton dengan cat warna putih dan berfungsi sebagai penyangga masjid bagian luar.<\/p>\n<p>Tiang-tiang berukuran besar berjumlah 40 tersebut ada di bagian dalam masjid, sedangkan yang berwarna putih berukuran lebih kecil dan diletakkan pada bagian yang lebih luar. Bukan tiang penyangga biasa, tiang pada masjid diyakini memiliki ketahanan terhadap goncangan yang terjadi, seperti gempa misalnya.<\/p><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<h3>\u2726 Desain Arsitektur yang Unik<\/h3>\n<p>Selain tampil dengan jumlah tiangnya yang cukup banyak, Masjid Agung Jambi tersebut juga tampil cantik dengan gaya arsitektur yang unik. Kalau kebanyakan masjid dibangun dengan desain bangunan tertutup menggunakan banyak ornamen, Al Falah Jambi tampil beda.<\/p>\n<p>Tidak seperti masjid kekinian yang megah, Masjid Agung Al Falah mempertahankan bentuk aslinya yang terbuka dan tanpa dinding. Bentuk terbuka tersebut membuat tiang-tiang penyangganya dapat dilihat dengan jelas dari luar. Karena desainnya yang terbuka inilah, Al Falah tetap ramai dikunjungi jamaah pada masa pandemi Covid-19 yang lalu.<\/p>\n<h3>\u2726 Kubah dengan Kaligrafi Kaca<\/h3>\n<p>Masuk ke bagian dalam masjid, akan ditemui daya tarik lainnya yaitu pada bagian kubah. Dilengkapi dengan ornamen berupa garis-garis aneka warna, yang tampak kontras dengan warna tiang, dibuat dengan ukuran yang cukup besar. Tidak hanya sampai disitu saja keindahannya, pada kubah juga dilengkapi dengan kaligrafi terbuat dari kaca.<\/p>\n<p>Untuk melengkapi kubah, dipasang lampu hias dengan bentuk seperti <em>chandelier<\/em> yang digantungkan tepat di bagian tengah. Sedangkan ornamen kaligrafi dari tembaga berwarna emas dipasang pada bagian bawah kubah yang mengitari seluruh sisinya. Ornamen tersebut seperti mengadopsi bentuk masjid di tanah Jawa.<\/p>\n<h3>\u2726 Mihrab yang Cantik<\/h3>\n<p>Pengunjung Masjid Agung Al Falah Jambi masih akan dibuat terpesona dengan kecantikan ornamen pada bagian mihrab. Pada bagian ini terdapat dua buah tiang dengan ukuran besar yang dilengkapi ornamen motif flora. Sedangkan bagian dinding mihrab dihiasi dengan ornamen dari kuningan yang berbentuk lengkung serta ornamen kaligrafi.<\/p><!--CusAds0--><div class=\"412ef0388e40a9cfb2da5d8584572627\" data-index=\"2\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-3868879799598030\" crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\r\ndata-full-width-responsive=\"true\"\r\n     data-ad-layout=\"in-article\"\r\n     data-ad-format=\"fluid\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-3868879799598030\"\r\n     data-ad-slot=\"9569079082\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n\n<p>Tepat di bagian atasnya, dipasang lampu gantung dengan bentuk tentakel seperti gurita. Sementara itu, pada bagian samping mihrab, terdapat hamparan vertikal yang tidak kalah cantiknya, dibuat dari bahan kayu berwarna merah kekuningan. Sejajar dengan hiasan tersebut, diletakkan ukiran kaligrafi.<\/p>\n<p>Sisi mihrab itu menjadi satu-satunya ornamen dengan posisi vertikal yang disematkan pada masjid. Desain mihrab yang ada saat ini merupakan bagian dari renovasi yang dilakukan pada tahun 2008 yang lalu. Selain tiang dan kubah, bagian mihrab menjadi bagian yang sangat menarik bagi pengunjung.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alamat_Rute_Lokasi_dan_Tiket_Masuk\"><\/span>Alamat, Rute Lokasi dan Tiket Masuk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2802\" aria-describedby=\"caption-attachment-2802\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2802\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Alamat-Masjid-Agung-Al-Falah.webp\" alt=\"Alamat Masjid Agung Al Falah\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Alamat-Masjid-Agung-Al-Falah.webp 640w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Alamat-Masjid-Agung-Al-Falah-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2802\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/106727086175802108694\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Mohammad Irwan Trimulyono<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Jalan Sultan Thaha Nomor 60, Desa Legok, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/jambi\">Jambi<\/a> adalah alamat masjid tersebut. Terletak strategis di pusat kota, lokasi masjid ini sangat mudah ditemukan, memberikan kenyamanan akses bagi para jamaah dan pengunjung. Tidak ada jam operasional yang diterapkan di Masjid Agung Al Falah ini, jadi jemaah bisa datang ke sana kapanpun.<\/p>\n<p>Masjid adalah tempat ibadah umum yang dapat dikunjungi dan digunakan oleh siapa saja. Setiap orang yang datang ke masjid tersebut bisa menikmati keindahannya sekaligus melaksanakan ibadah shalat wajib maupun sunnah.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kegiatan_yang_Menarik_Dilakukan\"><\/span>Kegiatan yang Menarik Dilakukan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2801\" aria-describedby=\"caption-attachment-2801\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2801\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Aktivitas-Seru-Masjid-Agung-Al-Falah.webp\" alt=\"Aktivitas Seru Masjid Agung Al Falah\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Aktivitas-Seru-Masjid-Agung-Al-Falah.webp 640w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Aktivitas-Seru-Masjid-Agung-Al-Falah-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2801\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/114581162544409431845\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Faisal Sir<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Tempat wisata religi di Kota Jambi ini banyak dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun yang berasal dari luar daerah. Meskipun berupa masjid, <a href=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/masjid-seribu-tiang\">tempat wisata religi<\/a> ini juga menjadi tempat wisata yang dapat digunakan untuk melakukan beberapa aktivitas, mulai dari sekedar senang-senang hingga religi.<\/p>\n<h3>1. Hunting Foto<\/h3>\n<p>Desain Masjid Agung Al Falah yang unik dan berbeda dengan kebanyakan masjid lainnya menjadi unggulan. Banyak pengunjung yang datang ke sana untuk berburu spot cantik untuk mengabadikan foto. Tiang-tiang dalam jumlah banyak dan model bangunan yang terbuka adalah contoh spot foto bagus yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.<\/p>\n<p>Masuk ke bagian dalam masjid, makin banyak lagi spot foto menarik yang dapat digunakan sebagai latar belakang foto. Kalau mengambil foto dari luar masjid, dapat dilihat menara yang berdiri menjulang. Menara tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai latar belakang saat berfoto.<\/p>\n<h3>2. Menikmati Ornamen Masjid Agung Al Falah<\/h3>\n<p>Tempat ibadah umat muslim tersebut dibangun dengan berbagai ornamen unik dan cantik, terutama pada bagian tiang, kubah maupun mihrab. Lampu-lampu di dalamnya juga dipilih yang memiliki model unik, seperti bentuk <em>chandelier<\/em> ataupun yang mirip dengan gurita. Sebagai ciri khas bangunan Masjid Agung Al Falah, ada kaligrafi berwarna emas yang dipasang di sana.<\/p>\n<h3>3. Beribadah<\/h3>\n<p>Namanya saja masjid, tentunya umat Islam yang masuk ke dalamnya sebagian besar untuk melaksanakan ibadah shalat wajib maupun sunnah. Selain berwisata religi dan menikmati keindahan desain serta dekorasi masjid, aktivitas yang dilakukan di sana adalah menjalankan ibadah salat.<\/p>\n<p>Jadi, sangat baik kalau berkunjung ke Masjid Agung Al Falah di Jambi ini pada jam-jam masuk waktu shalat. Selain bisa berwisata religi dan menikmati keindahan masjid, jamaah juga bisa mendapatkan pahala dari shalat yang dijalankannya. Setelah selesai shalat, barulah abadikan setiap momen melalui kamera.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Fasilitas_Wisata_yang_Tersedia\"><\/span>Fasilitas Wisata yang Tersedia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<figure id=\"attachment_2804\" aria-describedby=\"caption-attachment-2804\" style=\"width: 630px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2804\" src=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Fasilitas-Masjid-Agung-Al-Falah.webp\" alt=\"Fasilitas Masjid Agung Al Falah\" width=\"640\" height=\"427\" srcset=\"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Fasilitas-Masjid-Agung-Al-Falah.webp 640w, https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Fasilitas-Masjid-Agung-Al-Falah-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2804\" class=\"wp-caption-text\">Photo by <a href=\"https:\/\/maps.google.com\/maps\/contrib\/102377779285815388752\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow noopener\">Muhammad Jazman<\/a> \/ Google Maps<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ada aula besar yang biasa digunakan sebagai tempat pertemuan dan acara seperti pernikahan, perpustakaan, koperasi, pengurusan jenazah dan sebagainya. Sedangkan fasilitas umum bagi jemaah disediakan tempat wudhu, toilet dan penitipan sandal maupun sepatu serta lahan parkir yang luas.<\/p>\n<p>Masjid Agung Al Falah adalah tempat wisata religi sekaligus tempat ibadah umat Islam yang ada di Jambi. Dibangun dengan model terbuka dan ditopang oleh pilar yang jumlahnya ratusan, membuat masjid tersebut memiliki julukan lain yaitu Masjid Seribu Tiang. Bangunannya sangat unik dengan beragam ornamen cantik di dalamnya.<\/p>\n\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masjid Agung Al Falah adalah destinasi wisata religi di Jambi yang unik dan memiliki julukan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2803,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[17],"class_list":["post-2800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jambi","tag-wisata-religi","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2800"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2800\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2806,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2800\/revisions\/2806"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.andalas.net\/history\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}