Daya Tarik Aek Nauli
Photo by Tp Kharisma / Google Maps https://maps.google.com/maps/contrib/101845359610238404658

Aek Nauli Simalungun, kawasan hutan pinus yang dijadikan tempat konservasi gajah Sumatera, menawarkan udara yang dingin dan segar, pas untuk menghilangkan rasa lelah dan penat.

Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Aek Nauli, Kec. Siantar Selatan, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Aek Nauli, salah satu kawasan yang menarik dikunjungi di Sumatera Utara. Pihak pemerintah setempat secara khusus meresmikannya sebagai Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK), yang mana memiliki tujuan untuk konservasi serta pengembangan pariwisata.

KHDTK ini secara khusus punya keterkaitan dengan konservasi gajah, terutama di wilayah, Pematang Siantar Sumatera Utara. Kalau Anda berkunjung ke sana, Anda bisa datang ke ANECC, sebuah konservasi gajah yang sekaligus menjadi destinasi wisata.

Selain bisa melihat gajah di dalam habitat aslinya, ada banyak hal menarik yang bisa dilihat dari Aek Nauli di Simalungun ini. Simak ulasan selengkapnya.

Daya Tarik yang Dimiliki Aek Nauli

Daya Tarik Aek Nauli
Photo by Tp Kharisma / Google Maps

1. Konservasi Gajah Sumatera

Mengapa KHDTK ini tidak hanya sekedar hutan lindung yang asri saja? Jawaban yang pasti muncul adalah karena adanya tempat konservasi Gajah Sumatera di sana.

ANECC adalah sebuat tempat konservasi gajah khusus yang dibangun oleh Balai Besar KSDA (Konservasi Sumber Daya Alam) Sumatera Utara, Balai Litbang Aek Nauli, serta Lembaga Vesswic di tahun 2016 silam.

Tempat konservasi ini berfungsi sebagai suaka para Gajah Sumatera yang jumlahnya kian menurun seiring waktu. Sehingga memang dibutuhkan perlindungan ekstra agar tidak punah. Selain bertujuan untuk konservasi, tempat ini juga dijadikan sebagai destinasi ilmiah.

Dimana aktivitas penelitian, edukasi, hingga pariwisata bisa dilakukan di sini. Anda bisa menemui Gajah Sumatera yang tinggal di habitat asli mereka. Sangat menarik, bukan?

Anda bisa melihat mereka dari dekat, bahkan bisa berinteraksi dengan gajah yang jinak juga. Terlebih, pengunjung juga diizinkan untuk ikut memberi makan para gajah, tentunya dengan makanan yang sesuai. Tenang saja, ada banyak penjual wortel khusus di sana.

BACA JUGA:  Tugu Simpang Lima, Monumen Kota Banda Aceh dengan Arsitektur yang Unik

2. Hutan Pinus yang Mempesona

Seperti namanya KHDTK merupakan sebuah kawasan hutan lindung, yang memang diperuntukan untuk tujuan khusus. Kalau Aek Nauli Simalungun sendiri, kondisi di dalam hutan lindungnya banyak terdapat pohon pinus yang menjulang tinggi.

Kalau Anda ke sana dan berdiri di tengah pohon pinus, maka Anda seperti tenggelam di antara batang-batang yang tinggi. Akan tetapi itulah yang membuat hutan lindung ini mempesona.

Pohon pinus akan terlihat sangat cantik di waktu apapun, di siang hari yang cerah hingga waktu berkabut. Anda serasa berada di hutan negeri dongeng yang mempesona. Banyak orang yang datang untuk mengambil foto di hutan ini, tentu karena pemandangannya yang luar biasa.

3. Destinasi Wisata Ilmiah yang Komplit

Hutan ini bertransformasi sebagai kawasan wisata ilmiah yang komplit. Pertama, Anda bisa berkunjung ke tempat konservasi Gajah Sumatera untuk wisata edukasi.

Lalu, Anda bisa ke hutan lindung Aek Nauli di Simalungun ini untuk mengamati deretan hutan pinus yang mempesona. Terakhir, tentu saja Anda bisa mempelajari keanekaragaman flora dan fauna lain yang ada di sana.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi Wisata

Alamat Wisata Aek Nauli
Photo by Risno Inho / Google Maps

Aek Nauli termasuk dalam KHDTK yang berlokasi di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Tempat ini juga dekat dengan destinasi wisata populer, Geopark Kaldera Toba atau kawasan wisata Danau Toba.

Kalau Anda berangkat dari ibukota provinsi, Kota Medan, perlu waktu tempuh sekitar dua setengah jam hingga ke kawasan tersebut melewati jalan tol ke arah Pematang Siantar.

Sementara jika Anda berangkat dari ibukota Kabupaten Simalungun, Raya, Anda perlu menempuh perjalanan sekitar satu jam saja lewat Jalan Lintas Sumatera ke arah Prapatan.

BACA JUGA:  Penatapan Doulu, Pesona Destinasi Wisata Alam yang Hits di Karo

Karena kawasan tersebut berada di dekat kawasan wisata Danau Toba, maka Anda bisa mampir ke sini dahulu. Pasti akan menyenangkan.

Harga Tiket Masuk Wisata Alam

Untuk tiket masuknya sendiri, para pengunjung dibebaskan. Sehingga, Anda bisa masuk ke kawasan KHDTK dan ANECC (Aek Nauli Elephant Conservation Camp) dengan gratis.

Akan tetapi, Anda tetap harus menyiapkan uang jika ingin membeli sesuatu. Misalnya saja, ada penjual wortel yang menjajakan dagangannya sebagai makanan untuk para gajah di tempat konservasi.

Anda mungkin juga membutuhkan uang untuk biaya parkir. Karena letaknya yang berada di dalam hutan lindung, tentu Anda perlu memarkirkan kendaraan sedekat mungkin agar tidak terlalu jauh berjalan.

Selain itu, juga ada beberapa penjual makanan. Setidaknya membawa uang untuk keperluan pribadi kendati biaya masuk ke sana gratis.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan

Aktivitas Menarik Aek Nauli
Photo by William Colins / Google Maps

Melihat Kehidupan Gajah di Habitat Aslinya

Aktivitas menarik pertama yang bisa Anda lakukan tentu saja berkunjung ke kawasan konservasi ini adalah bisa mengamati kehidupan gajah di habitat aslinya secara langsung.

Berinteraksi dengan gajah yang sudah jinak, ikut memberi makan gajah, hingga melakukan kegiatan penelitian ilmiah di kawasan Aek Nauli Simalungun.

Wisata Ilmiah di Hutan Lindung Aek Nauli

Selain tempat konservasi gajah, Anda juga bisa mengamati keanekaragaman flora dan fauna yang ada di hutan lindung Aek Nauli. Tentunya ada banyak pohon dan juga hewan yang tinggal di dalamnya.

Akan tetapi, memang yang menjadi ikon utama KHDTK tersebut adalah pohon pinusnya. Anda bisa melakukan aktivitas penelitian juga di sana.

Menikmati Suasana Hutan dan Berfoto Ria

Menikmati suasana hutan lindung tersebut juga menarik. Suasana asri yang sejuk pasti akan membuatmu nyaman berlama-lama di sana. Apalagi, kawasan sekitar sana selalu terawat.

BACA JUGA:  Kampung Ladang, Objek Wisata Alam & Outbond Favorit di Deli Serdang

Tempat-tempat menarik seperti tempat konservasi gajah juga dilengkapi dengan fasilitas memadai untuk para pengunjung. Dijamin Anda akan suka berada di sana.

Aktivitas menarik seperti berinteraksi dengan gajah juga tidak boleh dilewatkan. Kapan lagi Anda bisa melihat gajah di habitat mereka secara langsung jika bukan di tempat tersebut.

Ada banyak spot menarik di Aek Nauli untuk berfoto ria juga. Abadikan momen spesial dengan berfoto di kawasan wisata tersebut.

Fasilitas Wisata yang Tersedia

Fasilitas Aek Nauli
Photo by Tp Kharisma / Google Maps

Tempat yang menjadi salah satu destinasi wisata ini memang sangat menarik. Terlepas dari tujuan pembangunannya untuk mendukung pengembangan Geopark Kaldera Toba dan konservasi Gajah Sumatera, tempat ini memang punya banyak daya tarik.

Selain panorama alam, ragam flora dan fauna, tapi tempat ini juga punya fasilitas wisata yang memadai. Pengunjung bisa menemui toilet di beberapa titiknya, kondisinya pun sudah memadai. Tidak perlu khawatir jika ingin buang air saat sedang berkunjung ke sini.

Selain itu, ada pula pusat informasi, Anda bisa mendapatkan informasi terkait dengan kawasan ini dengan mudah. Lalu, kondisi di dalam tempat wisata ini juga nyaman untuk dikunjungi.

Hutan Lindung Aek Nauli di Simalungun ini memang mempesona, Anda bisa menemui deretan pohon pinus yang sangat cantik. Tempat konservasi gajahnya juga terawat, bahkan Anda bisa menemui beberapa gajah jinak di sana.

Kalau ingin mencoba memberi makan mereka, ada beberapa penjual yang menjajakan wortel untuk para pengunjung.

Tidak hanya punya Danau Toba yang menakjubkan, Sumatera Utara juga punya KHDTK yang tidak kalah bagusnya untuk dijelajahi.

Kalau Anda sedang berkunjung ke Danau Toba, Anda wajib untuk mampir ke Aek Nauli. Selain hutan lindung yang masih asri, tempat konservasi gajah yang ada di sana juga wajib dikunjungi!

Avatar photo

Aditya Pratama

Penulis yang suka jalan-jalan ke tempat yang baru dan bertemu orang baru. Hal yang selalu dilakukan adalah mencari tiket murah, backpacker ke tempat asing, dan menonton drama Korea.

Bagikan:

Artikel Terkait