Candi Tanjung Bangun - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas
Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Tanjung Medan, Kec. Panti, Kab. Pasaman, Sumatera Barat.

Wisata alam memang menarik dan menyenangkan, namun pilihan wisata lainnya juga bisa anda pilih sebagai variasi liburan bersama keluarga. Salah satunya adalah wisata sejarah Candi Tanjung Bangun di Kabupaten Pasaman, Sumatera Utara. Candi yang merupakan peninggalan sejarah ini akan menyimpan cerita menarik yang bisa menjadi teladan untuk anak anak.

Sejarah Candi Tanjung Bangun

Sejarah Candi Tanjung Bangun
Photo by Rizz Fozz / Google Maps

Candi Tanjung Medan Atau Tanjung Bangun ini adalah peninggalan sejarah masa Hindu Budha di Sumatera Barat. Berdasarkan hasil penelitian, candi ini berasal dari abad ke 7 hingga 8 masehi. Candi ini seringkali dihubungkan dengan keberadaan Prasasti Lubuk Layang yang ditemukan di wilayah Batang Sumpur.

Pada awalnya, situs Candi ini ditemukan berdasarkan catatan Belanda yang sempat dilaporkan pada tahun 1865. Catatan ini dibuat oleh Governeur Van Sumatra’s Weskust yang berupa surat yang akan dikirim kepada Direksi Bataviaasch Genootshop di Batavia.Surat tersebut tercatat tanggal penulisan pada 6 Januari tahun 1866.

Pada surat tersebut disebutkan bahwa ada penemuan sebuah gundukan bata yang diduga berbentuk seperti menara. Dalam surat tersebut juga cukup jelas dituliskan tentang ukuran bangunan candi sekitar 7 ½ x 4 ½ el dengan tinggi 4 el. Dijelaskan juga bahwa candi dikelilingi oleh empat teras dan dua biah kamar.

Daya Tarik yang Dimiliki Candi Tanjung Bangun

Daya Tarik Candi Tanjung Bangun
Photo by Joko Yuwono / Google Maps

Kesan estetik akan anda temukan bila mengnjungi situs candi satu ini. Tipa bagian candi akan disusun sedemikian rupa sehingga membentuk bangunan yang unik. Pada tiap sisi bangunan candi akan memiliki sisi yang lengkung dan dipahat dengan pola miring yang menarik. Salah satu bentuk candi yang bisa menjadi daya tarik wisatawan.

Pada bagian atas Candi Tanjung Bangun yang masih belum diketahui bentuknya juga terlihat unik. Bagian dalam candi terdapat isian tanah. Sedangkan pada bagian atas akan dijumpai lima buah batu andesit yang mana batu tersebut terlihat tak bersambung. Namun pada bagian depan bangunan candi terdapat sebuat batu yang sudah melalui proses pahatan sebelumnya.

BACA JUGA:  Candi Sitopayan - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

Terdapat fragmen fragmen yang terdapat pada candi. Puncak bangunan berbentuk lingga yoni, lumpang batu dan juga terdapat pecahan keramik. Batu andesit yang ditemukan pertama akan mirip bentuknya dengan penggilasan. Hal ini tercermin dari bagian tengahnya yang lebih cekung dari bagian tepi atasnya yang datar.

Terdapat keramik cina dengan warna dasar hijau dan memiliki pola yang berhias motif sulur. Ada juga keramik dengan warna dasar kren yang cantik dan berpola pecah seribu. Keramik ini 13 hingga 14 M. Sehingga penemuan situs ini terlihat kompleks dan menjadi bahan penelitian hingga saat ini.

Alamat, Rute Lokasi dan Tiket Masuk

Alamat Candi Tanjung Bangun
Photo by Anas Malin / Google Maps

Komplekas Candi Tanjung Bangun ini adalah menjadi salah satu cagar budaya di Kabupaten Pasaman. Lokais tepatnya, Candi ini berada di Sekitar Jalan Medan Padang daerah Jorong Petok dan masuk di Kelurahan Nagari Nagari Panti Kecamatan Panti. Lokasi wilayah berdirinya Candi ini adlaah termasuk dataran rendah di wilayah Pasaman.

Lokasi Candi ini cukup mudah untuk ditemukan. Bila anda berkendara dengan mobil atau motor pribadi, anda dengan mudah akan menemukan letak candi melalui aplikasi Google Maps. Rute yang ditempuh juga tidak rumit, karena Candi masih berada dekat dengan kota. Sehingga akses kendaraan yang ditempuh juga tidak sulit.

Bila anda menggunakan kendaraan pribadi, dan menempuh perjalanan dari Jalan Trans Sumatera yang berada di antara Kota Medan dan Bukittinggi. Maka anda bisa melanjutkan pejalanan ke arah jalan menuju situs Candi Tanjung Bangun tersebut. Jalan kearah situs hanya berjarak sekitar 200 m dari arah Timur bila melalui jalan lintas.

Memang tidak disebutkan harga tiket masuk ke lokasi Candi, namun anda bisa menyiapkan anggaran tiket masuk yang tidak terlalu mahal bila mengunjunginya. Untu waktu operasional candi ini juga tidak disebutkan, maka akan disarankan untuk mengunjungi situs bersejarah ini pada jam diantara 8 pagi hingga 4 sore waktu setempat.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan

Aktivitas Candi Tanjung Bangun
Photo by Rizz Fozz / Google Maps

Kompleks Candi Tanjung Bangun dimiliki dan diambil alih langsung oleh Negara. Namun sistem pengelolaannya dibantu oleh BPCB wilayah Sumatera Barat. Bila anda berkunjung ke situs ini anda akan menyaksikan peninggalan masa lalu pada jaman abad ke 7 Masehin yang unik an menarik.

BACA JUGA:  Monumen Merpati Perdamaian - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi dan Ragam Aktivitas

Selain itu, situs yang terjaga dan terawat ini akan membuat anda lebih menyadari bahwa budaya nenek moyang sudah terbentuk dari ribuan tahun yang lalu. Sehingga budaya yang baik tersbeut harus tetap dilestarikan dan menjadi pengingat untuk para generasi muda di Indonesia agar tetap mengingat sejarahnya.

Objek Wisata Dekat Candi Tanjung Bangun

Objek Wisata Lain
Photo by Fredy Kurniawan / Google Maps

1. Air Terjun Sipagogo

Setelah mengunjungi situs bersejarah Candi Tanjung, anda juga bisa menyempatkan mengunjungi brebagai objek wisata lainnya yang terdekat. Kebupaten Pasaman Barat menyimpan banyak keindahan alam yang patut anda kunjungi. Salah satu yang terkenal adalah wisata alam Air Terjun Sipagogo.

Objek wisata air terjun dekat dengan Candi Tanjung Bangun ini adalah objek wisata andalan di Pasaman Barat. Keindahan bentuk air terjun serta pemandangan alam sekitar yang masih asri menjadikan lokasi wisata ini begitu diminati pengunjung. Air terjun ini juga jernih dna bersih dengan kualitas lokasi alam yang terjaga sehingga aman untuk dikunjungi wisatawan.

Lokasi tepatnya air terjun Sipagogo ini berada di jalan Situak masuk wilayah Situak Nagari Ujung Gading di Kecamatan Lembah Melintang Pasaman Provinsi Sumatra Barat. Akses jalan menuju aair terjun ini juga cukup bersahabat, sehingga anda bis amembawa serta keluarga dengan jalur trak yang aman.

2. Gunung Talamau

Keindahan alam Kabupaten Pasaman memang menarik hati. Tak hanya wisata sejarahnya, namun berbagai jenis wisata dengan pemandangan mempesona bisa anda kunjungi. Salah satunya adalah Gunung Talamau. Bagi anda yang suka berpetualang dan juga gemar mendaki, maka mengunjungi Gunung ini akan menjadi pilihan yang tepat.

Gunung Talamau memiliki ketinggian sekitar 2.982 mdpl. Jalur yang menuju gunung ini bisa dikatakan cukup terjal dan ekstrem. Sehingga dihimbau untuk para pendaki agar lebih berhati hati saat melakuka pendakian. Para pendaki pemula juga akan disarankan untuk didampingi pendaki profesional sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

Salah satu keindahdan gunung ini terlatak pada telaganya. Tak hanya memiliki satu telaga yang cantik, Gunung Talamau memiliki total 13 telaga cantik yang bisa anda kunjungi. Air telaga tersebut bisa anda gunakan untuk membasuh muka dan rasakan kesegaran alaminya. Gunung yang terletak di Desa Pinaga ini bisa menjadi rekomendasi.

BACA JUGA:  Masjid Raya Ganting - Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

3. Bukit Puti Gonjoli

Bukit Puti Gonjoli tak hanya menarik wisatawan lokal namun namanya juga terkenal oleh wisatawan asing. Keindahan pemandangan bukit yang dekat dengan Candi Tanjung Bangun ini memang menakjubkan. Dari atas bukit, anda akan bisa melihat pemandangan Pasaman dari atas. Banyak spot foto yang akan dijamin membuat karya estetik untuk dikenang.

Selain spot foto yang menarik, di Bukit Puti Gonjoli juga terdapat beberapa pemainan seru yang bisa anda coba. Permainan tersebut antara lain adalah paralayang. Tak hanya permainan seru, anda juga bisa membawa serta kawan atau keluarga untuk camping disini. Tak perlu kuatir terkait perlengkapan, karena ada lokasi persewaan peralatan camping di bukti tersebut.

4. Air Terjun Sampuran Botung

Objek Wisata Lain Lagi
Photo by Rahmat Afriansyah / Google Maps

Keindahan alam Pasaman memang tidak ada habisnya. Air terjun satu ini juga tidak boleh anda lewatkan untuk dikunjungi. Air Terjun Sampuran Botung terletak di Daerah Sungai Aua Kecamatan Sungai Aur di wilayah Kabupaten Pasaman Barat. Ketinggian air terjun satu ini memang tidak terlalu tinggi yaitu hanya sekitar 3 meter.

Air terjun yang tidak terlalu tinggi ini menjadikan akses masuk ke lokasi ini juga akan lebih muah. Walaupun ketinggan air terjun sedang, namun kolam air dibawahnya cukup besar dan luas lho, yaitu mencapai 15 meter. Lokasi wisata alam air terjun ini bisa ramah dikunjungi oleh keluarga dan membawa serta anak.

5. Pulau Pigago

Objek wisata unik lainnya di Kabupaten Pasaman adalah Pulau Pigago. Pulau kecil ini mempunyai keindahan alam yang tersembunyi. Bila anda ingin mengunjunginya, letak pulau ini berda di daerah Air Bangis wilayah Kecamatan Sungai Beremas. Setelah mengunjungi pulau ini anda juga bis amampir ke pantainya yang eksotis.

Pulau Pigago masih belum banyak dikenal wisatawan sehingga lokasi wisata satu ini masih tergolong sepi. Sehingga lokasi wisata dekat Candi Tanjung Bangun ini akan cocok untuk pasangan muda yang berbulan madu. Pemandangan pantai yang indah dan hamparan pohon kelapa membuat suasananya menenangkan untuk anda yang penat dari rutinitas sehari hari.

Mengunjungi situs-situs bersejarah bisa menjadi kegiatan menarik dan edukatif. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari peninggalan sejarah. Sejarah nenek moyang di Indonesia mempunyai keragaman budaya dengan latar belakang menarik. Cerita ini hendaknya harus selalu diingat dan dikenang generasi muda agar tak melupakan asal usulnya.

Avatar photo

Aditya Pratama

Penulis yang suka jalan-jalan ke tempat yang baru dan bertemu orang baru. Hal yang selalu dilakukan adalah mencari tiket murah, backpacker ke tempat asing, dan menonton drama Korea.

Bagikan:

Artikel Terkait